Kapok GOR jadi gedung pernikahan, Ahok ajak TNI urus lapangan tembak
Setelah ini, Ahok merencanakan memperbanyak gedung olahraga yang dikelola bersama TNI.
Pemprov DKI Jakarta dan Kopassus meresmikan lapangan tembak Rama dan Shinta di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Menurut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, lapangan tembak baru ini dibangun di atas lahan TNI, sementara fisik bangunan di lapangan didanai APBD DKI Jakarta.
"Tanahnya enggak usah beli dari TNI AD. Kita yang danain," kata Ahok, sapaan Basuki, usai peresmian, Jakarta, Rabu (17/6).
Dikatakan Ahok, setelah ini dia bakal memperbanyak gedung olahraga yang dikelola bersama TNI. Dia punya alasan kenapa menggandeng TNI untuk mengelola sejumlah gedung olahraga di Jakarta.
"Kita akan buat pusat olahraga sebanyak-banyaknya untuk masyarakat, tapi dipelihara/kelola oleh tentara, enggak bayar gaji lagi. Nanti kalau kita serahin ke pengelola lain disewain lagi, dibuat kawinan lagi, lapak dagang lagi lagi. Jadi kacau," tegas Ahok.
Untuk lapangan tembak Rama dan Shinta itu, kata Ahok, pemprov menganggarkan Rp 750 juta. Sedangkan lahan yang disiapkan TNI mencapai 6.000 meter.
"Lahan di Jakarta kan udah sempit, kita cari lahan yang tidak usah beli tapi di fasilitasi, Pemprov DKI hanya nyiapin anggaran saja. Tanahnya enggak usah beli dari TNI AD. Kita yang danain," pungkas Ahok.
Baca juga:
Incar PAD, Ahok usul Lapangan Tembak Rama-Shinta jadi tujuan wisata
Ahok jajal Lapangan Tembak Rama dan Sinta di Makopassus
Resmikan lapangan tembak, Ahok kagum prestasi TNI di kejuaraan dunia
Hamdi Muluk sebut Ahok 'bau mulut', perlu belajar etika
Dongkolnya Ahok lihat orang kaya berlagak miskin tinggal di rusun
Ahok ikut upacara gabungan TNI dan Polri di Markas Kopassus
Dinilai kasar dan tak santun, Ahok masih laku di Pilgub 2017?