Kali Angke meluap, halte Transjakarta jadi tempat pengungsian
Tak hanya halte, warga juga mendirikan tenda di sisi Jalan Daan Mogot untuk dijadikan tempat pengungsian.
Korban banjir akibat luapan Kali Angke di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat menjadikan dua halte di Jl Daan Mogot sebagai tempat pengungsian. Kedua halte tersebut yakni, Halte Transjakarta Jembatan Baru dan Taman Kota.
Tak hanya halte, warga juga mendirikan tenda di sisi Jalan Daan Mogot untuk dijadikan tempat pengungsian. Para pengungsi ini kebanyakan berasal dari RT 08/1 Kelurahan Rawa Buaya yang rumahnya terendam banjir setinggi 50-100 sentimeter akibat luapan Kali Angke.
Yulia Ananda (25), warga RT 08/01 Rawa Buaya menuturkan, dirinya terpaksa mengungsi di halte Transjakarta karena air yang merendam rumahnya sampai ketinggian 1 meter lebih.
Topik pilihan: Kemacetan Jakarta | Jokowi ahok
"Tiga hari lalu sebetulnya saya dan keluarga sudah kembali ke rumah dari pengungsian. Tapi karena dua hari ini hujan terus turun membuat Kali Angke kembali meluap hingga merendam rumah kami hingga ketinggian 1 meter lebih. Makanya kami kembali ke pengungsian di halte Transjakarta ini," ujar Yulia yang ditemui di Halte Transjakarta Jembatan Baru, seperti dikutip dari Beritajakarta.com, Senin (20/1).
Dikatakan Yulia, ia dan para pengungsi lainnya mengharapkan bantuan makanan dan selimut. "Alhamdulillah sudah dapat selimut dan makanan, tapi jumlahnya masih kurang, karena pengungsi banyak," kata Yulia.
Wakil Camat Cengkareng, Ali Maulana Hakim mengatakan, enam kelurahan di wilayah Cengkareng terendam banjir. Ke enamnya yakni, Kelurahan Rawa Buaya, Kapuk, Kedaung Kaliangke, Duri Kosambi, Cengkareng Barat, dan Cengkareng Timur. "Akibat banjir di enam kelurahan itu, sebanyak 8.700 warga harus mengungsi," kata Ali.
Selain di Cengkareng, banjir juga masih menggenangi RW 05 Kelurahan Kedoya Selatan dan RW 05 Kelurahan Kedoya Utara di Kecamatan Kebon Jeruk. Banjir di dua wilayah ini mencapai ketinggian hingga dua meter lebih. Bahkan, korban banjir di Kelurahan Kedoya Utara hingga kini masih bertahan di bantaran Rel Kereta Api Pesing.
Baca juga:
Banjir ganggu 24 pusat belanja Jabodetabek, omzet ritel anjlok
Kena stroke, kakek ini ikut ngungsi di pos polisi
Paskhas & TNI AU evakuasi korban banjir di Cililitan
Akses Daan Mogot banjir, pemotor masuk Tol Lingkar Barat
Ini cara Wiranto kunjungi korban banjir di Kampung Pulo