Kadis Pendidikan siap jelaskan kasus UPS bila dipanggil Bareskrim
Dia juga minta anak buahnya melakukan hal yang sama.
Bareskrim Polri terus menyelidiki kasus pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) pada APBD DKI Jakarta 2014. Meski sudah dua orang PNS jadi tersangka, Polri masih bakal memanggil sejumlah pihak terkait.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Arie Budhiman menegaskan, seluruh pihak termasuk dirinya siap hadir bila dimintai keterangan. Dia juga sudah berpesan pada anak buahnya jangan sampai ada yang tak hadir karena kasus itu sudah menjadi sorotan publik dan merugikan uang negara.
"Pada prinsipnya seluruh pihak yang terkait dengan kasus UPS wajib memenuhi proses hukum yang berlangsung," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/4).
Bila ikut diperiksa, Arie akan memberikan keterangan seterang-terangnya selama dia memang mengetahui kasus tersebut. Dia tak mau nama dinas terus tercoreng karena kasus ini.
"Apabila diperlukan untuk dipanggil tentu siap. Yang di luar Dinas Pendidikan pun kalau diduga terlibat juga harus menjalani proses hukum tersebut," tutupnya.
Baca juga:
Penyidik Bareskrim geledah 5 tempat terkait kasus UPS
Perjalanan hak angket, manuver DPRD DKI gulingkan Ahok
DPRD sebut pengadaan UPS diusulkan Pemprov DKI tahun 2014
Sudah jadi tersangka UPS, 2 PNS DKI masihkah dapat gaji?
Cara Haji Lulung yakinkan publik tak terlibat lingkaran proyek UPS
Anak tersangka UPS bantah buku karyanya di APBD 2014
Kasus UPS, Bareskrim akan panggil anggota DPRD DKI