Jelang Diresmikan Jokowi, Tarif MRT Masih Belum Diputuskan
Santoso pun memastikan pada Senin mendatang pihaknya rampung memutus besaran tarif Ratangga MRT itu. Menurutnya tak menjadi masalah bila diresmikan, namun belum ada tarif yang resmi, karena saat ini masih gratis.
DPRD DKI Jakarta hingga saat ini belum memutuskan besaran tarif kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) dan rencananya baru akan ada keputusan pada Senin (25/3) pekan depan. Padahal sehari sebelumnya tepatnya pada Minggu (24/3), Presiden Jokowi akan melakukan peresmian MRT di kawasan Bunderan Hotel Indonesia (HI).
"Belum (diputus tarif MRT). Tadinya, besok kita mau rapat bahas lagi finalisasi, tapi ternyata batal. Jadi diputuskan Senin nanti ada rapim," kata Ketua Komisi C DKI Jakarta, Santoso seperti dilansir dari Antara, Rabu (21/3).
Rencananya, komisi B dan C DPRD akan menggelar rapat terlebih dulu memutuskan besaran tarif MRT itu. Setelah diputuskan mengenai besaran tarif MRT itu, pihaknya akan mengajukan hasilnya ke Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab).
Santoso pun memastikan pada Senin mendatang pihaknya rampung memutus besaran tarif Ratangga MRT itu. Menurutnya tak menjadi masalah bila diresmikan, namun belum ada tarif yang resmi, karena saat ini masih gratis.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, untuk penetapan tarif MRT menunggu keputusan akhir dari DPRD. Pemprov DKI Jakarta untuk tarif mengusulkan Rp 8.500.
"Tarif MRT nanti tunggu final dari dewan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta.
Baca juga:
BPTJ Sebut Penerapan ERP Bakal Tingkatkan Jumlah Penumpang MRT
Ada MRT, Kopaja Bakal Dilarang Melintas di Sudirman-Thamrin
Begini Penjelasan Konsep Jalur MRT Sepanjang 231 Kilometer
Melihat Pembangunan Parkir Kendaraan untuk Penumpang MRT
Gubernur Anies Sebut Tarif MRT akan Dihitung Sesuai Jarak
Jokowi Ajak Rakyat Tinggalkan Kendaraan Pribadi Beralih Naik MRT