Jakpro: Formula E Ditunda, Commitment Fee Tidak Hangus
Maulana menjelaskan bila commitment fee merupakan suatu yang lazim dibayarkan oleh kota yang akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional.
Project Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Perseroda) M. Maulana mengatakan, dana yang sudah dikeluarkan oleh Pemprov DKI untuk penyelenggaraan balap mobil listrik atau Formula E tidak hangus. Saat ini penyelenggaraan tersebut tidaklah batal, hanya saja ditunda pada Tahun 2022.
"Dana tersebut tidak hangus, karena Jakarta Eprix ditunda hingga tahun 2022. Maka uang yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk event di tahun 2022," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/3).
Dia menjelaskan bila commitment fee merupakan suatu yang lazim dibayarkan oleh kota yang akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional. Lalu, Maulana mencontohkan dalam penyelenggaraan Formula 1 commitment fee yang perlu dibayarkan itu bisa mencapai 40 juta dollar US atau sekitar Rp 547 miliar untuk kota di luar Eropa.
Lanjutnya, commitment fee dalam Formula E akan dikembalikan berupa pembiayaan logistik acara, biaya penginapan para pembalap dan timnya yang jumlahnya hampir 2.000 orang.
"Pembuatan tribun acara, hadiah bagi para pemenang, biaya sertifikasi event ini agar sesuai dengan standar Internasional, termasuk juga airtime televisi internasional yang menyiarkan kegiatan ini secara langsung, di mana wajah Jakarta akan tampil di dalamnya dan menjadi sorotan dunia," papar dia.
Sedangkan untuk bank garansi, Maulana mengungkapkan, itu layaknya deposit pada suatu kegiatan acara.
"Atau perjanjian kerja sama. Dana bank garansi itu tidak akan hilang, saat ini bank garansi yang sebelumnya sudah kita bayarkan sudah kembali ke kita," tutupnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mempertanyakan penyelenggaraan Formula E oleh Pemprov DKI yang akan berlangsung pada 2020.
Menurut dia, penundaan penyelenggaraan itu dapat membebani keuangan Pemprov DKI. Sebab ada ketentuan kenaikan biaya pada tahun berikutnya pada perjanjian penyelenggaraan.
"Formula E 2022 nanti commitment feenya tetap 20 juta poundsterling atau 24,2 juta poundsterling? Ada selisih 4,2 juta poundsterling atau sekitar Rp 80 miliar, semakin lama ditunda semakin tinggi biaya commitment feenya," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/3).
Lanjut dia, saat ini Pemprov DKI telah menyetor dana sebesar 31 juta poundsterling. Karena hal itu, Anggara menilai rencana tersebut berpotensi bermasalah di kemudian hari.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Formula E Pindah Tempat, Wagub DKI Serahkan ke Jakpro
Jakpro Masih Cari Lokasi untuk Formula E
Wagub Sebut Formula E di Jakarta akan Tetap Dilaksanakan
Wagub DKI Tegaskan Formula E Tak Rugikan Negara, Proses Anggaran Sudah Benar
Wagub DKI soal Anggaran Formula E Hampir Rp1 T: Tidak Ada Masalah
Penundaan Formula E, Fraksi PSI Soroti Soal Biaya Commitment Fee