Isu partai membelot, Ahok bilang 'sudah tiga masih merasa tinggal?'
Ahok sesumbar sebagai orang yang berani ambil risiko.
Suhu perpolitikan di Jakarta kian memanas jelang Pilgub DKI. Beredar isu, tiga partai yang mendukung calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama, akan membelot pada akhirnya.
Berulang kali Ahok, sapaan Basuki, mengklaim tak peduli dengan ancaman seperti itu. Dia yakin tiga partai tak akan mengkhianatinya, sebab itu dirinya tak terlalu berharap dukungan dari partai lain.
"Kalau kamu punya istri tiga, masih merasa enggak punya istri? Sudah tiga masih merasa ditinggal, gimana coba? Serakah amat sih sudah tiga masih merasa kurang," celetuk Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/8).
Andai pun ada parpol yang akhirnya ikut memberikan dukungan, dia tetap membuka pintu. "Saya sih orangnya oke-oke saja. Kamu mesti tahu ya, saya ini adalah orang berani berhenti dari bupati cuma 16 bulan cuman untuk jadi gubernur, ketika partai belum jelas. Pakai 12 partai. Enggak ada kan orang mau berani berhenti. Karena peraturan mesti berhenti ya aku berhenti saja karena untuk kepentingan yang lebih baik," ujarnya.
"Tapi enggak ada partai juga enggak apa-apa. Dari pertama tahu enggak, langsung independen gitu lho. Eh sekarang nambah tiga. Ya sudah. Mau empat, mau lima, yang penting komunikasi beres saja," tutupnya.
Baca juga:
Fadli Zon akui Koalisi Kekeluargaan masih terbuka, tunggu sikap DPP
'Koalisi kekeluargaan antitesis kepemimpinan otoriter & anti kritik'
Sinyal Djarot tak ingin Risma ke Jakarta
Tanda Megawati tak usung Ahok di Pilgub DKI Jakarta
Sekjen PDIP soal Cagub DKI: Kita cari momentum dan hari yang baik
Sekjen PDIP sebut masuk koalisi kekeluargaan bukan instruksi Mega
Digoyang isu membelot, parpol pendukung solid dukung Ahok