Ide Sandiaga manfaatkan keahlian calo makam
Sandiaga melihat sesungguhnya keberadaan calo sangat membantu keluarga yang berduka. Karena itu dia berpikir mengumpulkan para calo, membentuk yayasan atau koperasi untuk memberdayakan mereka. Nantinya mereka akan menawarkan paket mulai dari memandikan jenazah sampai pemakaman.
Belum lepas dari ingatan kita saat kasus makam fiktif di DKI Jakarta terbongkar. Diduga ada pengelola pemakaman yang menyambi jadi calo menawarkan lahan makam kosong. Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno punya cara lain untuk memanfaatkan dan memberdayakan para calo di tempat pemakaman umum.
Politisi Partai Gerindra itu menilai para calo memiliki keahlian yang sebaiknya diarahkan untuk hal positif. Bukan diberantas tanpa solusi. "Mereka memiliki network yang baik dengan pihak pemakaman," kata Sandiaga saat blusukan di Jalan Bekasi Timur, Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu(23/11).
Sandiaga melihat sesungguhnya keberadaan calo sangat membantu keluarga yang tengah berduka. Para calo bisa membantu proses pemakaman dari mulai memandikan jenazah hingga penyediaan lahan untuk makam.
Sandiaga berpikir mengumpulkan para calo, kemudian bentuk yayasan atau koperasi sebagaimana sistem yang ojek online yang semakin marak.
"Mereka (calo makam) nantinya akan menyediakan paket-paket pemakaman dari mulai memandikan jenazah sampai menguburkan," ujar Sandiaga.
Dengan begitu para calo memiliki kepastian pendapatan. Tapi mereka tidak bisa memainkan harga. Sebab urusan harga akan disesuaikan oleh pemerintah. Khusus untuk warga kurang mampu dipastikan akan mendapatkan subsidi dari pemerintah.
"Tentu kalau soal biaya itu sudah satu paket harganya tapi kalau buat warga yang kurang mampu pasti akan ada subsidi," kata Sandiaga.
Baca juga:
Jika terpilih, Sandi bakal perbaiki komunikasi DPRD-Pemprov DKI
Sandiaga ingin media sosial jadi tempat gagasan bukan kegaduhan
Atasi macet, Sandiaga bakal larang mobil seharga Rp 3 M masuk DKI
Blusukan ke Jatinegara, Sandi 'ditodong' berikan KJP untuk anak TK
Membandingkan prioritas program kerja para cagub DKI
Blusukan demi mencari simpati calon pemilih