LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Hasil autopsi Allya korban malapraktik, banyak pendarahan di tubuh

Untuk kepastian penyebab kematian Allya tak bisa disampaikan secara cepat karena jasad sudah terkubur 5 bulan.

2016-01-13 19:29:12
Kasus Malapraktik
Advertisement

Makam Allya Siska Nadya (33), kembali dibongkar pagi tadi untuk dilakukan autopsi dan dicari tahu apakah benar korban malapraktik Klinik Chiropratic First. Malam ini, Polda Metro Jaya langsung mengumumkan hasil autopsi.

"Atas seizin Kapolda, hari ini kami menyampaikan informasi terkait dengan kegiatan autopsi yang dilakukan tadi pagi sejak pukul 07.30-13.00 WIB dipimpin bapak Kabiddokes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatab, Rabu (13/1).

Di kesempatan itu, Kombes Musyafak langsung memberikan penjelasan hasil autopsi yang dilakukan terhadap jasad Allya. Musyafak mengatakan hasil autopsi menunjukkan terjadi pendarahan di bagian leher maupun tubuh Allya.

"Di mana hasil pelaksanaan autopsi pada kasus atas nama AS ditemukan resapan darah pada otot-otot dan jaringan lunak pada leher depan ke bawah," kata Musyafak saat mendampingi Krishna.

Dirincinya, pendarahan di leher terjadi di cervical 1-2, kemudian resapan itu sampai ke cekungan tulang selangka ke arah kiri sampai ke leher belakang. Mulai setinggi dasar tengkorak yaitu cervical 1 atau tulang leher 1 dan tulang leher 2 sampe batas bawah leher.

"Kemudian didapat juga resapan darah paling hitam paling menyolok warnanya yaitu terletak setinggi tulang leher 1 dan tulang leher 2 artinya pusat pendarahannya di cervical 1 dan cervical 2 sebelah kiri, di mana di situ ada pembuluh darah arteri vertebralis," paparnya.

"Kemudian ditemukan resapan darah pada otot dada sebelah kanan mulai tulang selangka sampai tulang iga ke 7 dari depan dan samping. Jadi dari hasil autopsi tersebut adanya resapan darah ini tanda-tanda ada pendarahan di sana yang cukup luas, ini temuan ya," tambahnya.

Sayangnya, lanjut Musyafak, pelaksanaan autopsi ini dilakukan setelah korban 5 bulan lebih terkubur. Sehingga untuk kepastian penyebab kematian tak bisa disampaikan secara cepat.

"Sebab memang sudah cukup lama terkubur," tutupnya.

Baca juga:
Ada 15 Klinik Chiropractic di mal-mal Jakarta, 9 ditutup 6 menyusul
Cegah malapraktik, warga harus cek asal usul klinik kesehatan
Terkait kasus malapraktik, klinik Chiropractic First di GI disegel
Autopsi sementara, pembuluh darah Allya pecah
Sampel tidak dibawa, hasil autopsi jenazah Allya diketahui pekan ini
Ibunda takjub jenazah Allya masih utuh meski sudah 5 bulan dikubur
Buntut pasien tewas, Satpol PP tutup klinik Chiropractic First di GI

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.