LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Gara-gara teriak 'hidup Ahok', Iwan dipukuli hingga babak belur

Gara-gara teriak 'hidup Ahok', Iwan dipukuli hingga babak belur. Kejadian bermula saat Iwan berteriak menyerukan nama Ahok di depan tetangganya bernama Nena Zaenab pada Senin pagi. Rupanya Nena tak senang dengan teriakan itu.

2017-03-14 15:19:08
Ahok
Advertisement

Iwan (44), warga Kalianyar V RT 10, RW 003, Kelurahan Kalianyar Tambora, Jakarta Barat, dipukuli tiga orang pemuda pada Senin malam kemarin. Peristiwa itu bermula saat Iwan yang merupakan pendukung pasangan pilkada DKI nomor dua, berteriak hidup Ahok.

"Iya korban pendukung Ahok-Djarot," kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muhamad Syafi'i, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/3).

Kejadian bermula saat Iwan berteriak menyerukan nama Ahok di depan tetangganya bernama Nena Zaenab pada Senin pagi. Rupanya Nena tak senang dengan teriakan itu.

"Ini terjadi karena adanya kesalahpahaman antara Iwan dan tiga pelaku. Iwan waktu itu berteriak 'hidup Ahok' tapi tidak diterima oleh Nena, lalu dia kaget dan mengeluarkan kata kasar kepada korban," katanya.

Saat Nena meluapkan emosi pada Iwan di lokasi ada anaknya Ruby Peggy (26) dan dua orang rekannya Angga (23), dan Idam Tipar (30). "Saat itu ada pelaku yang akhirnya mengejar dan memukuli korban," jelas dia.

Tak puas memukuli Iwan saat itu, malam harinya dia kembali diburu. Hingga akhirnya bertemu dengan tiga pelaku dan dipukuli hingga mengalami luka yang cukup serius.

"Saat ini Iwan tengah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Tarakan," katanya.

Mendapatkan laporan demikian, polisi langsung memburu pelaku. Ruby telah diamankan, sedangkan dua rekannya kabur. Pelaku diancam dengan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Kekerasan Secara Bersama-sama.

"Ada tiga orang pelaku. Satu kami sudah amankan dan duanya melarikan diri.Kita masih pelaku lainnya," jelas Syafi'i.

Baca juga:
Ogah-ogahan layani suami, Tugisem kena bogem & tendangan
Djarot sebut pengawalnya sempat kena pukul saat zikir di At-Tin
Polisi aniaya pengemudi mobil di Purbalingga akhirnya dipecat
Usai jambak dan seret neneknya, Eka Putra bersujud mohon ampun
Nongkrong di warung sekitar Sleman, Berto dibacok orang tak dikenal
Pulang kerja, pegawai apotek RSUD Kalisari Batang disiram air keras
Driver ojek online mengaku dipukuli sopir angkot Tangerang

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.