DKI tak ajukan lagi anggaran sopir & rehab kolam DPRD ke Kemendagri
Pos anggaran yang dihapus di antaranya anggaran untuk sopir pribadi anggota dewan, rehabilitasi kolam DPRD serta renovasi rumah dinas ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah selesai melakukan evaluasi terhadap draft APBD 2017 DKI Jakarta. Dari hasil evaluasi tersebut, ada beberapa anggaran yang dinilai tidak sesuai sehingga dicoret oleh Kemendagri.
Pos anggaran yang dihapus di antaranya anggaran untuk sopir pribadi anggota dewan, rehabilitasi kolam DPRD serta renovasi rumah dinas ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi.
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, pihaknya tidak akan menganggarkan kembali anggaran yang sudah dicoret Kemendagri tersebut.
"Kalau Mendagri sebenarnya agak luwes, misalnya kolam ikan itu Rp 500 juta mereka minta turunkan Rp 300 juta itu kita enggak, kalau bisa kita nol kan sekalian, sopir masih boleh untuk tenaga teknis, sudah lah yang enggak masuk RKPD coret, ilang sama sekali," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/1).
Sedangkan untuk dana renovasi rumah dinas ketua DPRD yang awalnya dipatok sebesar Rp 1,4 M dinilai terlalu mahal oleh Kemendagri. Sehingga mereka memberikan pilihan untuk menurunkan nilai anggaran tersebut.
"Karena selama ini jujur saja, rumah dinas DPRD itu kan aset pemerintah, kondisi sudah parah, Pak Ketua DPRD memperbaiki sendiri dengan uang sendiri, maka rencananya dicover tapi dikurangin," ujar Sumarsono.
Tapi Sumarsono mengatakan bahwa Prasetio menolak anggaran tersebut.
"Tapi Pak Ketua sudah bilang tidak usah sama sekali, jadi ilang anggarannya," tandasnya.
Baca juga:
Anggaran renovasi rumah ketua DPRD DKI sebesar Rp 1,4 miliar dihapus
Dicoret Kemendagri, anggaran sopir DPRD DKI tak akan diajukan lagi
Sumarsono bandingkan besaran anggaran DPRD DKI dan Bangka Belitung
335 Kegiatan di DKI makan APBD 2017 sampai Rp 5,1 triliun
Ini alasan Mendagri coret anggaran sopir & kolam DPRD dari APBD DKI