LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Dituding berpolitik, Bamus Betawi anggap Ahok salah paham

Organisasi masyarakat ini mengusulkan beberapa nama untuk memimpin ibu kota.

2016-09-06 16:30:43
Ahok
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuding Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi telah berpolitik dengan memainkan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA). Padahal selama ini mereka masih menerima dana bantuan sosial (Bansos) dari Pemprov DKI.

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Umum Bamus Masyarakat Betawi Zainudin mengatakan, tak pernah ada maksud pihaknya berpolitik. Hanya saja organisasi masyarakat ini mengusulkan beberapa nama untuk memimpin ibu kota.

"Ada salah paham dari Gubernur. Saya kira kami bukan main politik, tapi kita tawarkan orang-orang Betawi, kita sudah putuskan, ini silakan dipakai oleh partai-partai politik. Kalau enggak ya enggak apa-apa," katanya saat dihubungi, Selasa (6/9).

Dia menjelaskan, Bamus Masyarakat Betawi tidak pernah memihak salah satu pasangan calon sebab berada di garis netral. Sehingga tidak mungkin pihaknya bermain isu SARA.

"Enggak ada (isu SARA). Kita enggak pernah gunakan isu SARA. Kalau ada pun maka itu individu saja, itu individu mereka. Tapi Bamus Betawi tidak sampai di sana. Kita ini lembaga masyarakat adat yang menjaga betul kultur Betawi, dan ini harus dihargai," terang politisi Golkar ini.

Zainudin mengungkapkan, pihaknya memang menerima bansos sekitar Rp 4-5 miliar setiap tahun. "Iya. Sudah sejak lama Bamus Betawi dapat hibah. Itu bentuk apresiasi Pemda terhadap pribumi asli mengembangkan nilai-nilai kultur budaya," tutupnya.

Baca juga:
Ikut berpolitik, hibah Rp 4 M Bamus Betawi terancam disetop Ahok
Abaikan kasus Sumber Waras & reklamasi, KPK digugat Ratna Sarumpaet
Soal video rapat dengan Tomy Winata, Ahok bilang 'gua yang upload'
Ahok merasa untung karena suka marah jadi selamat dari kasus Raperda
Ahok sebut petugas RT/RW sering mainkan uang sampah & keamanan warga
Ahok bersyukur anak buah ikut Pilgub DKI, jadi enggak perlu dipecat

Advertisement
(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.