Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok sebut petugas RT/RW sering mainkan uang sampah & keamanan warga

Ahok sebut petugas RT/RW sering mainkan uang sampah & keamanan warga Ahok. ©2013 Merdeka.com/Faqih F

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta akan mengambil alih pungutan warga seperti uang kebersihan dan uang keamanan. Selama ini, uang dalam bentuk iuran warga itu dikelola pengurus RT/RW setempat.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bakal memasukkan gaji pengutip uang iuran ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, sistem ini lebih transparan dibandingkan melalui pengelolaan RT/RW.

"Kita sempat berpikir kenapa uang itu tidak masuk resmi ke pemerintah. Ke APBD lalu kita pekerjakan pegawai-pegawainya. Kebersihan kan sekarang orang-orang di perumahan mengeluh juga lho. Karena kebersihannya lebih parah. Rumah-rumah mewah yang lama kayak di Pondok Indah banyak yang mengeluh juga," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/9).

Menurutnya, sistem ini dapat mengurangi permainan yang dilakukan pihak RT/RW. Berdasarkan laporan yang diterimanya, uang itu malah dijadikan dana buat sejumlah pihak tak bertanggung jawab membuka lapak parkir atau berjualan.

"Apalagi kalau ada oknum-oknum. Buka parkiran, buka lapak. Sekarang perumahan oknum RT/RW itu di jalur hijau, di got, jadi tempat jualan, parkiran. Itu yang mau kami berantas," tegasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP