Ditolak sana-sini, Ahok tetap larang motor masuk Jl MH Thamrin
Ahok beralasan pemotor harus beristirahat biar tak terlalu lelah. Anda setuju?
Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membatasi kendaraan roda dua di Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat mendapatkan banyak penolakan. Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan rencana ini akan tetap diberlakukan.
Menurutnya, pengendara bermotor membutuhkan istirahat di tengah kesibukannya. Sehingga Pemprov DKI Jakarta melakukan pemaksaan kepada mereka untuk berhenti berkendara.
"Solusi kebijakan itu untuk memaksa orang mesti istirahat di tengah perjalanan. Jadi, kami sengaja memaksa supaya tidak naik motor seharian," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/11).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengharapkan, dengan dipaksanya warga beristirahat menggunakan motor dapat menurunkan angka kecelakaan. Namun, dia tidak dapat memberikan solusi pasti untuk lahan parkir warga.
"Pengendara motor ada pilihan, mau parkir motor di mana pun, gedung siapa pun, atau belakang rumah siapa pun, dia (pengendara motor) punya pilihan istirahat. Karena kalau naik motor itu enggak bisa istirahat, tetapi kalau naik mobil kan bisa istirahat," jelas Ahok.
Untuk diketahui, kebijakan pelarangan sepeda motor di sepanjang Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat ini akan diuji coba pada 17 Desember mendatang. Sebagai bentuk kompensasi Pemprov DKI Jakarta akan memberikan bus tingkat untuk angkutan umum secara gratis.
Baca juga:
Motor dilarang lewat, Ahok akan sikat parkir liar di Thamrin
Motor tidak lewat HI, ini solusi Ahok ke jasa pengiriman barang
Ini solusi jasa pengiriman hadapi aturan motor dilarang lewat HI
Motor dilarang lewat HI, jasa pengiriman minta pengecualian
Ahok sudah tahu rakyat pasti ribut soal larangan motor lewat HI
Motor tak boleh lewat Thamrin, ini lokasi parkir yang disediakan