Motor tidak lewat HI, ini solusi Ahok ke jasa pengiriman barang
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan pembatasan motor di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat pada 17 Desember mendatang. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku telah memperhitungkan untuk para kurir pengantar.
Menurutnya, pengantar barang tetap bisa mengantarkan orderan walaupun tidak melalui Bundaran Hotel Indonesia. "Ya lewat jalur belakang dong. Itukan ada jalur belakang. Tapi minimal untuk pengendara motor ada pilihan," jelas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/11).
Sebelumnya, perusahaan jasa pengiriman terkena dampak kebijakan motor dilarang melintas di Jl MH Thamrin sampai Jl Medan Merdeka Barat. Meski berharap ada pengecualian untuk kurir, jasa pengiriman seperti JNE sudah menyiapkan antisipasi.
Solusi yang sudah dipikirkan JNE salah satunya memberlakukan sistem drop point.
"Alternatif kedua yang perlu kami lakukan adalah pengadaan drop point. Jadi ada mobil-mobil kita yang bisa melakukan drop point. Di mana nanti untuk delivery nya menggunakan sepeda listrik yang memang sudah kita punya untuk wilayah-wilayah itu," kata Direktur Operasional JNE, Edi Santoso, kepada merdeka.com, Rabu (26/11).
Namun menurut Edi, alternatif yang masih diuji coba tersebut masih memiliki kekurangan. Antara lain bertambahnya jumlah kurir yang harus diturunkan dan berkurangnya kuantitas barang yang diantar karena menggunakan sepeda.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya