Ditemukan bersimbah darah, ibu dan anak masih diautopsi di RS Polri
Popy (19) terlihat masih syok atas peristiwa yang menimpa ibu serta adik bungsunya.
Jasad dua korban pembunuhan ibu dan anak di Cakung, Ita (45) dan Y (5), hingga kini masih diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pantauan merdeka.com, Jumat (9/10), di lokasi, keluarga korban saat ini tengah menunggu informasi lanjutan dari pihak kepolisian.
Sementara putri korban, Popy (19) terlihat masih syok atas peristiwa yang menimpa ibu serta adik bungsunya. Mahasiswi salah satu universitas di Malang, Jawa Timur ini langsung pulang ke Jakarta usai mendengar kabar pembunuhan tersebut.
Sementara kerabat lainnya, tampak berupaya menenangkan putri sulung pasangan, Heno Pujoleksono (48) dan Dayu Priambarita (45) itu.
"Dia anak pertamanya, yang kuliah di Malang," terang kerabat korban, Eko (51) kepada awak media, di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (9/10).
Seperti diketahui, kedua korban Ibu dan akan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Bahkan Ita (45) terbaring bersimbah darah dengan luka tusuk di lehernya. Sedangkan sang putra bungsu, Y juga tewas tergeletak di lantai dengan mengenakan celana dalam.
Baca juga:
Pengamen di Tangerang ditemukan tewas berlumur darah di pos ronda
Ibu dan anak tewas di Cakung diduga dibunuh, ada luka lebar di leher
Ibu dan anak ditemukan tewas bersimbah darah di Cakung
Pembunuhan remaja autis di Serang, polisi ringkus Firman & ibu tiri
Korban bisu, polisi sulit lacak pembunuhan PSK di kamar hotel
Sableng, ayah tega bunuh putranya karena keterbelakangan mental
Kesal tak dipinjami Rp 20 ribu, petani karet bunuh tetangga