Dishub DKI Rekayasa Arus Lalu Lintas di Underpass Cawang
Dia menambahkan untuk rekayasa lalu lintas16-17 Juli 2021, yaitu penutupan Underpass Cawang dari arah Cililitan menuju Tanjung Priok sisi barat mulai pukul 22.00 WIB - 04.00 WIB.
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur merekayasa arus lalu lintas di Underpass Cawang akibat adanya pekerjaan perbaikan Grill Underpass Cawang.
Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, Bernhard Hutajulu menjelaskan bahwa rekayasa arus lalu lintas dibagi dalam tiga tahap, yaitu pada 16-17 Juli, 23-24 Juli dan 30-31 Juli 2021.
"Diimbau kepada pengguna jalan agar menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," katanya, Kamis (15/7).
Dia menambahkan untuk rekayasa lalu lintas16-17 Juli 2021, yaitu penutupan Underpass Cawang dari arah Cililitan menuju Tanjung Priok sisi barat mulai pukul 22.00 WIB - 04.00 WIB.
©2021 Antara
Pengendara disarankan mencari jalan alternatif menggunakan Jl. Mayjen Sutoyo - Jl. DI Panjaitan sisi atas melalui traffic light interchange Cawang. Selanjutnya untuk rekayasa lalu lintas 23-24 Juli 2021, penutupan Underpass Cawang menuju Cililitan sisi timur.
Seperti dilansir dari Antara, pengendara disarankan mencari jalan alternatif, yakni Jalan DI Panjaitan-Jalan Mayjen Sutoyo sisi atas melalui traffic light interchange Cawang.
Untuk rekayasa lalu lintas tanggal 30-31 Juli 2021, yaitu penutupan Underpass Cawang dari arah Tanjung Priok menuju Cililitan atau sebaliknya. Dalam hal ini pengalihan jalur akan ditinjau kembali dan melihat kondisi struktur jalan.
Baca juga:
Anies Minta Perusahaan Selektif Terbitkan Surat Keterangan Bekerja
PPKM Darurat, Pemprov DKI Hapus Sanksi Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan
62,9 Persen Warga Jakarta Sudah Terima Vaksin Dosis Pertama
DPRD Investigasi Lebih Bayar Subsidi Transjakarta Senilai Rp415 Miliar
Pemprov DKI Terima Sekitar 1,2 Juta Pengajuan STRP, 408 Ribu Ditolak
Cek Alur Pengajuan Paket Bansos untuk Warga Jakarta Saat Isolasi Mandiri
BOR Isolasi di 140 Rumah Sakit Rujukan di Jakarta Sudah Menyentuh 92 Persen