LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Dirut MRT Jakarta Bantah Transportasi Umum Lokasi Paling Tinggi Tularkan Covid-19

Lanjut William, hal tersebut dikarenakan masyarakat nya taat dan konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan terkait Covid-19. Mulai dari pengelola transportasi hingga masyarakat.

2020-07-02 15:31:28
Corona
Advertisement

Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta William Sabandar menyatakan transportasi umum bukanlah lokasi paling tinggi dalam penularan virus corona atau Covid-19.

Dia menyebut hal tersebut berdasarkan kajian bersama School of Business and Management (SBM) ITB. Negara dengan mayoritas penduduknya menggunakan transportasi umum justru menangani kasus Covid-19 dengan grafik lebih rendah.

"Misalnya Hong Kong yang berpenduduk 7,5 juta orang yang bergantung ini (transportasi umum). Kita bisa lihat bahwa kasus di sana hanya sekitar 1.100 kasus," kata William saat diskusi daring, Kamis (2/7/2020).

Advertisement

Selain Hongkong, dia juga menyebutkan wilayah Manhattan, New York yang penanganan kasus Covid-19 lebih rendah dibandingkan State Island yang mayoritas menggunakan kendaraan pribadi.

Selanjutnya yakni Jepang yang penduduknya mayoritas menggunakan transportasi umum.

"(Kasus di Jepang) 17ribu atau kurang dari 1 persen dari jumlah kasus covid-19 yang ada di AS. Ini membuktikan bahwa angkutan umum massal bukan tempat tinggi penularan covid-19," ucapnya.

Advertisement

Lanjut William, hal tersebut dikarenakan masyarakat nya taat dan konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan terkait Covid-19. Mulai dari pengelola transportasi hingga masyarakat.

"Kita juga bisa sama seperti itu, yang penting adalah protokol kesehatan dilakukan dan dijaga konsisten. Dan konsistensi itu bukan hanya di angkutan umum tetapi juga di ruang-ruang publik maupun privat lainnya seperti anjuran pemerintah," ujar dia.

Sementara itu, William juga menyatakan menyatakan jumlah penumpang terus mengalami peningkatan saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

Dia menyebut saat ini penumpang MRT Jakarta sudah mencapai angka 20 ribu dalam sehari. Saat pelaksanaan PSBB penumpang MRT tidak mencapai 5 ribu dalam sehari.

"Memasuki fase transisi PSBB angkanya mulai naik yang di 30 Juni mencatatkan penumpang sejumlah 20.793. Bahkan data terbaru per 1 Juli kemarin sudah mencapai 21.478 penumpang," jelas William.

Baca juga:
Terus Bertambah, Penumpang MRT Jakarta Capai 21 Ribu Saat PSBB Transisi
Dirut Klaim Belum Ada Penularan Covid-19 di MRT Jakarta
Penumpang MRT Diprediksi Naik 30 Persen di Masa Transisi New Normal
Pemerintah Resmikan Penataan Kawasan 4 TOD, Dulu Wilayah Kumuh
MRT Sediakan Ruangan Isolasi untuk Penumpang Diduga Terpapar Covid-19
Pemprov DKI Subsidi MRT untuk Bangun Sarana dan Prasarana

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.