LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Direksi TransJakarta Minta Maaf Atas Rentetan Kecelakaan Bus

Saat ini, manajemen TransJakarta berupaya melakukan perbaikan termasuk melaksanakan audit menyeluruh dengan menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

2021-12-04 15:32:50
Kecelakaan TransJakarta
Advertisement

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) meminta maaf kepada masyarakat terkait rentetan kecelakaan yang menimpa beberapa armada perusahaan jasa transportasi tersebut. Saat ini, manajemen berupaya melakukan perbaikan termasuk melaksanakan audit menyeluruh dengan menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Saya atas nama Direksi PT TransJakarta mohon maaf terkait kecelakaan pada hari Kamis dan Jumat kemarin," kata Direktur Utama TransJakarta Mochammad Yana Aditya saat konferensi pers dilansir Antara, Sabtu (4/12).

Dia menjelaskan audit tersebut meliputi aspek kondisi jalan dan lalu lintas, kondisi pengemudi dan kondisi berkendara, kemudian armada yang mencakup perawatan dan pemeliharaan. Tak hanya itu, lanjut dia, pembenahan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Advertisement

Di sisi lain, manajemen TransJakarta mengambil langkah preventif dengan memberhentikan operasi kepada dua operator yang mengalami kecelakaan dengan total armada 119 unit dari Steady Safe dan 110 unit dari Mayasari Bhakti.

Dengan penghentian sementara itu, pihaknya memastikan tidak mengganggu operasional karena akan merelokasi beberapa kendaraan.

"Kami memiliki cukup armada untuk melayani rute-rute di mana operasi dua operator tadi agar tidak downgrade. Kami bisa melakukan relokasi beberapa kendaraan. Dalam hal ini kendaraan kendaraan bus yang ada sudah kami hitung cukup," ujarnya.

Advertisement

Adapun per hari, rata-rata jumlah armada yang beroperasi mencapai sekitar 3.500 armada bus TransJakarta dengan menggandeng 17 mitra operator.

Selama pemberhentian operasi, lanjut dia, dua operator tersebut wajib memeriksa secara menyeluruh terhadap armada, meliputi rem, sistem kemudi, mesin dan sistem transmisi.

Selain itu, pengecekan kesehatan fisik dan mental seluruh pramudi serta perbaikan prosedur standar dalam berkendara. Meski terjadi insiden yang beruntun, BUMD DKI ini tetap menyakini masyarakat tetap percaya menggunakan TransJakarta.

Hingga Jumat kemarin, TransJakarta melayani sekitar 505 ribu per hari, yang termasuk salah satu capaian harian tertinggi.

Dalam kurun waktu 40 hari setidaknya ada lima kecelakaan yakni di Halte Cawang, Jakarta Timur yang menyebabkan dua orang tewas, yakni sopir dan penumpang bus TransJakarta.

Selain di Cawang, juga ada insiden bus terbakar di Senen, Jakarta Pusat dan kecelakaan tunggal di Gandaria, Jakarta Selatan dan yang terbaru pada Kamis di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC) dan kecelakaan tunggal di dekat Halte Bundaran Senayan Jakarta. pada Jumat kemarin.

Baca juga:
DPRD DKI: Jika Bus TransJakarta Bermasalah, Direksi Lebih Baik Diganti
Marak Bus TransJakarta Kecelakaan, Direksi Didorong Audit Manajemen Keselamatan
Pemprov DKI Gandeng KNKT Audit Rentetan Kecelakan Bus TransJakarta
Pemprov DKI: Ada Indikasi Kinerja Direksi TransJakarta Tidak Optimal
Pengakuan Sopir TransJakarta soal Penyebab Bus Tabrak Pos Polisi PGC

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.