Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Marak Bus TransJakarta Kecelakaan, Direksi Didorong Audit Manajemen Keselamatan

Marak Bus TransJakarta Kecelakaan, Direksi Didorong Audit Manajemen Keselamatan Bus Transjakarta tabrak separator di depan Ratu Plaza. ©2021 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Institusi Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengungkapkan sejumlah masukan terkait kejadian kecelakaan beruntun yang menimpa armada TransJakarta. Salah satu masukannya terkait manajemen keselamatan.

Menurut dia, manajemen keselamatan di TransJakarta dilakukan secara parsial antara TransJakarta selaku operator dengan mitra-mitra operator. Sebut saja Damri, Lorena, Bianglala, Steadysafe, Mayasari Bakti, dan lainnya.

"Sehingga memang beda manajemen, jadi target keselamatan berbeda. Amat disayangkan bila memang kenyataannya sopir-sopir TJ (TransJakarta) adalah pegawai kontrak di mitra TJ. Jadi hanya mengisi target waktu," ujar dia saat dihubungi Merdeka.com, Sabtu (4/12).

Dia berpandangan, harus ada cuti bagi sopir tapi tetap digaji. Dalam regulasi memang kerja sopir bus dibatasi 8 jam tapi weekend tetap kerja. Sementara pegawai nontransport, bisa libur saat weekend dan masih ada cuti 12 hari selama 1 tahun.

"TJ harus segera lakukan evaluasi dengan mitra-minta operator bus TJ dan harapannya sopir-sopir TJ harus diangkat pegawai organik (bukan kontrak) jadi menjanjikan karir juga dalam TJ," tegas dia.

Dia pun mendorong agar audit keselamatan segera dilakukan. Di dalamnya termasuk audit manajemen keselamatan.

"Segera dilakukan audit keselamatan termasuk audit manajemennya. Semua sangat memungkinkan ada pergantian Direksi TJ karena kejadian ini sangat fatal karena publik jadi takut menggunakan angkutan umum BRT," tandas dia.

Selama kurun waktu 40 hari, sudah ada lima kali kecelakaan lalu lintas yang menimpa bus TransJakarta. Kecelakaan yang menjadi perhatian publik, antara lain tabrakan di Cawang, Jakarta Timur hingga menewaskan dua orang, yaitu sopir dan penumpang.

Selain di Cawang, armada TransJakarta terlibat kecelakaan tunggal di Senen Jakarta Pusat, Gandaria Jakarta Selatan, kemudian menabrak pos kepolisian di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC) pada Kamis kemarin, dan di depan Ratu Plaza Jalan Sudirman Jakarta pada Jumat ini.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP