Dinkes DKI Rekrut 1.000 Tracer Digital untuk Topang Testing dan Tracing
Widya juga menambahkan, rekrut tracer ini tidak hanya berdasarkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kesehatan, melainkan antar SKPD lain turut diberdayakan menjadi tracer.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah merekrut 1.000 tracer baru dari calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tracer tersebut akan diberdayakan sebagai tracer digital.
"Jadi kami sudah merekrut 1000 tracer baru yang berbasis CPNS baru di DKI yang kami latih untuk bisa tracer digital," ucap Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti dalam webinar, Selasa (6/7).
Tidak dijelaskan bagaimana cara kerja tracer digital yang dimaksud Widya. Namun, tracer digital ini disebut sebagai sumber daya manusia yang akan menopang upaya testing dan tracing oleh Pemprov DKI.
Widya juga menambahkan, rekrut tracer ini tidak hanya berdasarkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kesehatan, melainkan antar SKPD lain turut diberdayakan menjadi tracer.
"Dengan berbagai lintas SKPD tentunya akan mempercepat tracing DKI," ungkapnya.
Sebagai episentrum penularan Covid-19, kuantitas testing di Jakarta lebih tinggi dibanding provinsi lain. Rerata, 20.000 orang dilakukan tes PCR dalam waktu satu hari. Sementara itu, positive rate di Jakarta sebesar 39,9 persen.
Lonjakan kasus aktif juga terus meroket tajam. Saat ini, lebih dari 91 ribu warga Jakarta sedang menjalani perawatan di rumah sakit atau tempat isolasi terkendali.
Baca juga:
Hari Ini, Kasus Covid-19 di Jakarta Hampir Tembus 10.000 Positif
Kisah Pedagang Jamu Gendong, Bisa Beli Rumah Hingga Bawa 2 Anaknya Sarjana
Selama 2 Pekan 803 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protap Covid
6 Penumpang KM Lambelu Tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Positif Covid-19
Update Kasus Covid-19 di Indonesia Per 6 Juli 2021, Rekor Tertinggi Lagi