LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Dianggap sebagai provokator, Ratna Sarumpaet diciduk polisi

"Sudah ya bu ini mau di clear area."

2016-04-11 10:40:52
Penggusuran Luar Batang
Advertisement

Aktivis Ratna Sarumpaet diamankan pihak Kepolisian lantaran dianggap sebagai provokator saat penggusuran permukiman Pasar Ikan, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Ratna digeladang Polisi Wanita (Polwan) saat tengah berada di lokasi.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, Ratna yang sudah berada di lokasi penggusuran sejak Minggu (10/4) malam hingga penggusuran dilakukan pada keesokan harinya yakni, Senin (11/4) digelandang polisi lantaran dianggap sebagai provokator.

Ratna memang diketahui seorang aktivis yang kerap kali menolak pelbagai bentuk penindasan terhadap wong cilik. Bahkan, ia tak segan-segan melakukan aksi penolakan secara garis keras.

Di Luar Batang sendiri Ratna meminta warga untuk menggelar salat Istighosah serta tetap menolak kedatangan para petugas. Alhasil, ia pun digiring Polwan untuk menjauhkan lokasi sambil diingatkan jika penggusuran sudah dilakukan.

"Sudah ya bu ini mau di clear area," ujar Polwan seraya menggiring Ratna menjauhi lokasi penggusuran.

Terkait hal itu Kapolsek Penjaringan AKBP Rudi Setiawan masih belum memberikan tanggapan. ia masih fokus terhadap penggusuran.

"Nanti saja ya (soal Ratna Sarumpaet)," singkatnya.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet sempat menemui Kapolda Metro Jaya terkait penolakan penggusuran Luar Batang, Jakarta Utara. Iamenilai seharusnya warga terlebih dulu untuk diajak duduk bersama dan berdialog sebelum rencana pembongkaran. Ratna juga mengatakan, bahwa warga harusnya diberi informasi dengan jelas tentang nasib mereka. Mulai dari tempat relokasi hingga rencana pemerintah tentang kehidupan mereka selanjutnya.

Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah menyiapkan sejumlah hunian di Rusun Marunda, Rusun Rawa Bebek, dan Rusun Kapuk Muara untuk warga Pasar Ikan yang terkena dampak revitalisasi. Terdapat 4.929 jiwa atau 1.728 kepala keluarga (KK) yang mendiami kawasan RW 04 Pasar Ikan. Dan terdapat 893 bangunan yang bakal digusur, yakni 347 unit berupa kios, 225 hunian di RT 01, 58 hunian di RT 02, 168 hunian di RT 11, dan 95 hunian di RT 12.

Baca juga:
Penggusuran Pasar Ikan, Ratna Sarumpaet temui Kapolda Metro besok
Ratna Sarumpaet bakal pasang badan tolak penertiban Luar Batang
Ratna Sarumpaet protes Ahok bakal gusur kampung Luar Batang
Ratna Sarumpaet ke Komisi III DPR, kasih bukti korupsi Sumber Waras
Ahok sindir balik Ratna Sarumpaet: Dia fitnah dari dulu ngoceh doang
Ini sosok Kapten TNI AU yang skakmat Fahri Hamzah & Ratna Sarumpaet

Advertisement


(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.