Di era Ahok, Balai Kota akhirnya punya masjid
Pembangunan masjid seluas 410 meter persegi tersebut dijadwalkan rampung akhir 2015.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun masjid yang berada di kawasan blok D Balaikota. Masjid berlantai dua ini nantinya dapat menampung hingga 1.513 orang.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sambutannya berharap, masjid dapat menjadi tempat bagi pejabat DKI untuk belajar administrasi keadilan bagi rakyat. Selanjutnya, pejabat juga dapat melaksanakan suara rakyat.
"Melalui masjid, saya berharap pejabat berani menyuarakan suara rakyatnya. Bukan hanya kekurangan makan tapi juga menyuarakan hak mereka yang terzalimi," kata Ahok di lokasi, Jumat (18/9).
Ahok mengatakan, pembangunan masjid sudah diwacanakannya sejak tahun 2014. Pembangunan masjid seluas 410 meter persegi tersebut dijadwalkan rampung akhir 2015.
"Kalau Musala Fatahillah, kita namain Masjid Fatahillah saja," ujar Ahok saat ditanyakan nama masjid tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Ika Lestari Adji mengatakan, pembangunan masjid dua lantai tersebut merupakan inisiatif Ahok. Pembangunan masjid dilaksanakan untuk menggantikan musala Fatahillah yang berada di lokasi masjid didirikan.
Pembangunan masjid berbarengan dengan renovasi blok D. Anggaran yang dikucurkan untuk kedua proyek tersebut sebesar Rp 18.838.138.000.
Baca juga:
Ahok kritik loket pembayaran pakai jeruji seperti zaman Belanda
Ahok datangkan 500 bus ke Jakarta, pegawai gaji UMP naik gratis
Ahok izinkan angkutan umum lewat busway asal ikut aturan ini
Asyik, beberapa kecamatan di Jakarta kini ada kantor Samsat
Tunjungan DPR naik, Ahok sebut, 'boleh asal ada pembuktian terbalik'