Demi bahas anggaran 2016, DPRD DKI mengaku batalkan kunjungan kerja
Tim Badan Anggaran DPRD DKI akan mulai intensif membahas anggaran selama 10 hari.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengklaim, anggota dewan rela membatalkan semua agenda kunjungan kerja demi membahas draf revisi anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.
Dia mengatakan, tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI akan mulai intensif menggelar rapat pembahasan revisi anggaran yang diajukan Pemprov DKI selama 10 hari terhitung mulai 4-14 Desember 2015.
"Ya memang pembahasannya kemudian menjadi kita padatkan, semua kegiatan dewan kunker segala macam diundurkan, kita selesaikan pembahasan APBD ini. Jadi kunker baru boleh mulai tanggal 28 Desember," kata Taufik di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (1/12).
"Sudah jadi gini, kunker itu kita mundurin jadi 28 ,29, 30 Desember. Ada kunker masing-masing komisi beda-beda. Kunker kita pindah, kalau perlu kunker tidak usah ada," tandasnya.
Politisi Gerindra ini menambahkan dalam membahas draf revisi anggaran 2016, Banggar tidak akan lagi melakukan penyisiran anggaran-anggaran tak wajar. Jika penyisiran dilakukan maka pengesahan MoU KUA-PPAS berpotensi kembali molor.
"Tidak ada (penyisiran) lagi, nanti kalau ada nggak keburu lagi lho," tegas Taufik usai rapat Badan Musyawarah.
Baca juga:
Cegah APBD jadi bancakan siluman, DPRD DKI pakai auditor independen
DPRD DKI sebut pengesahan APBD DKI 2016 lambat karena Ahok
Ahok: Lebih baik serapan rendah daripada dicolong
Bareskrim limpahkan tersangka UPS ke Kejari Jakarta Pusat
Lulung sebut pengadaan UPS berawal dari Ahok yang mengadakan lelang