Dampak rencana kebijakan Anies, satu truk becak serbu Jakarta
Becak-becak itu datang dari Indramayu dan ditemukan di wilayah Jakarta Barat seperti Bandengan, Pekojan dan Tambora. Dia menambahkan, becak-becak yang datang dari daerah itu tak beserta penariknya.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berencana menghidupkan kembali angkutan tradisional becak. Padahal, sudah lama sekali becak hilang dari Ibu Kota.
Wacana Anies ini seolah menjadi angin segar bagi tukang becak di daerah. Mereka sampai berbondong-bondong datang ke Jakarta.
Hal itu diakui Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko. Bersama timnya, Yani baru saja menggagalkan masuknya becak-becak dari sejumlah daerah yang dibawa ke Jakarta pada hari Selasa pekan lalu.
"Iya (Selasa) dari Indramayu katanya," kata Yani.
Menurutnya, becak dari luar daerah itu ditemukan di wilayah Jakarta Barat seperti Bandengan, Pekojan dan Tambora. "1 truk lebih dah. Dari Jawa," katanya.
Dia menambahkan, becak-becak yang datang dari daerah itu tak beserta penariknya. Cegah kejadian serupa, Satpol PP akan bekerja sama dengan Dishub untuk segera menertibkan becak yang kedapatan beroperasi,
"Pokoknya becak masuk Jakarta saya tangkap, saya sita karena melanggar perda karena sampe saat ini perdanya masih melarang, membuat, merakit, mengoperasionalkan becak. Dari luar kita sita," jelas dia.
Baca juga:
Anies belum terima rekomendasi Dirlantas soal evaluasi penutupan Jl Jati Baru
Anies sebut tukang becak dari daerah coba serbu Jakarta
Hanura tak akan ikut PDIP ajukan hak interpelasi ke Anies-Sandi
Macet kian parah, Dirlantas minta Anies segera buka Jl Jati Baru Tanah Abang
Ini kata Anies Baswedan soal penampilannya di Mata Najwa
KPK Jakarta akan cek anggaran lift Rp 750 juta untuk rumah dinas Anies
Jalan khusus sepeda motor bukan solusi mengurangi kesemrawutan di Jl MH Thamrin