Cerita Warga Cakung Temukan Anak Kobra: Galak Banget Pas Ditangkap
Kepala Seksi Damkar Kecamatan Cakung, Suwito, mengimbau warga tak asal tangkap karena sangat berbahaya.
Teror anak ular kobra tidak hanya dialami warga Citayam, Kabupaten Bogor. Hewan reptil itu juga bikin resah warga RT01/RW07 Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur. Kemarin, sembilan ekor anak kobra ditemukan di halaman rumah warga.
Hari ini, kembali terlihat tujuh ekor. Namun, hanya lima yang berhasil ditangkap.
Doni, bocah 10 tahun, menangkap hewan mematikan itu dengan cara menginjaknya.
"Ada 2 biji tuh yang biru galak banget pas ditangkap," kata Doni, saat ditemui merdeka.com, Kamis (12/12).
Ular-ular itu dia temukan saat baru pulang sekolah. Doni bergegas menginjak ular tersebut menggunakan sebilah batang untuk menindihkan kepalanya.
"Terus saya masukkan ke dalam botol," katanya.
Kepala Seksi Damkar Kecamatan Cakung, Suwito, mengimbau warga tak asal tangkap karena sangat berbahaya.
"Diimbau untuk masyarakat walaupun ini masih kecil jangan sampai ditangkap karena ini ular bahaya. Takutnya kalau nanti kepatok nanti dia bisa mematikan," katanya.
Pantauan merdeka.com di lokasi, lingkungan permukiman warga tempat ditemukan anak ular kobra terlihat lembab. Tak jauh dari rumah itu, ada tempat pembuangan sampah.
Baca juga:
Penemuan Sarang Kobra Gegerkan Warga Cakung
Rentetan Teror Ular Kobra yang Membuat Warga Resah Gelisah
Menelusuri Jejak Induk dari Anak Ular Kobra yang Berkeliaran di Citayam
Bahaya Bisa Anak Ular Kobra yang Mematikan
Cara Pencegahan Ular Cobra Masuk Rumah ala Warga Citayam
Anak Kobra Banyak Berkeliaran Karena Bulan Berkembang Biak
5 Fakta Mengerikan Teror Ular Kobra di Citayam