Cerita Petugas Damkar Evakuasi Korban Kebakaran Gedung Cyber
Herbert mengatakan, petugas kemudian fokus mengevakuasi karyawan yang terjebak di dalam gedung. Petugas menemukan tiga orang dalam keadaan tak sadarkan diri.
Kasudin Penanggulangan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Herbert Pilder Lumban Gaol mengatakan, pihaknya melakukan pemadaman dan penyelamatan korban dari kebakaran Gedung Cyber 1. Akibat kebakaran tersebut, satu orang teknisi meninggal dunia.
Dia mengungkapkan, 140 personel yang dikerahkan ke lokasi. Saat itu, api terlihat tidak begitu besar tapi asap hitam pekat memenuhi ruangan.
Herbert mengatakan, petugas kemudian fokus mengevakuasi karyawan yang terjebak di dalam gedung. Petugas menemukan tiga orang dalam keadaan tak sadarkan diri.
Petugas membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk mengevakuasi para korban.
"Api sudah padam, dan kami konsen evakuasi korban," katanya di lokasi, Kamis (2/12).
Saat ini, ketiga korban telah dibawa ke RSUD Mampang. Salah seorang diantaranya atas nama Seto (18) dikabarkan meninggal dunia. Menurut informasi, Seto bekerja pada bagian teknisi.
"(Seto) ditemukan dekat tangga. Kami duga meninggal karena menghirup terlalu banyak asap," terang dia.
Herbert memastikan, petugas telah berhasil mengendalikan api. Situasi di Gedung Cyber 1, Kuningan Jakarta Selatan pun terpantau kondusif.
"Sudah selesai kami lagi benah-benah mau pulang," tandas dia.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com
(mdk/fik)