LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Cerita Djarot datangi kampung Tambak, penasaran warga doyan tawuran

Djarot datang ke kampung Tambak diam-diam dan jelang tengah malam. Dia ngobrol dengan warga.

2016-07-01 16:28:19
Tawuran
Advertisement

Buat warga asli Jakarta, Kampung Tambak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tentunya tak asing di telinga. Warga kampung ini dikenal doyan tawuran dengan kampung sebelah alias warga Manggarai. Lebih dari itu, disebut-sebut kawasan Tambak sering kali menjadi tempat transaksi narkoba.

Rupanya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat penasaran dengan hal-hal tentang kampung Tambak yang pernah dia dengar. Dia diam-diam mendatangi kampung tersebut dan berbincang dengan warga setempat.

"Saya sudah masuk sini tahun lalu, malam-malam jam 11 setengah 12 malam ngopi ngobrol sama penduduk sini. Kalian enggak tau toh? Emang enggak boleh tahu," kata Djarot usai salat Jumat di Masjid Assyukur Jalan Tambak, Jumat (1/6).

Djarot sengaja blusukan untuk melihat secara langsung kondisi warga di sana dan mencari tahu apa penyebab warga kampung Tambak terlibat tawuran dengan warga Manggarai.

"Supaya kita tahu kondisi lapangan dan waktu itu masih suka tawuran terutama dengan tetangga kita di Manggarai. Mereka bilang, tawuran itu cuma modus untuk masuknya barang narkoba," beber Djarot.

Namun saat ini dia datang kembali, wajah Kampung Tambak sedikit berubah. Bahkan diklaimnya, saat ini ada pemuda di sana yang menjadi penggerak melawan narkoba.

"Sekarang sudah mulai bagus, sekarang sudah enggak. Sudah ada pemuda untuk melawan narkoba. Selain itu, bayangin anak kecil-kecil jam 11 malem belum tidur karena waktunya nunggu giliran," ucapnya miris.

Hanya saja, kata dia, warga mengeluhkan sarana dan prasarana menunjang kehidupan sehat di Kampung Tambak sangatlah kurang. Mereka minta ruang terbuka hijau untuk berolahraga.

"Menyalurkan hobi, ada yang sampaikan sama kita untuk kita bikinkan lapangan voli, kita bikin lapangan futsal, untuk anak-anak kita buat arena bermain. Ada kayak perpustakaan mini, kaya pos gitu ya. Bagus, kami akan saya drop buku-buku di situ, ada pendopo ilmu, ada buat anak-anak nongkrong, karena tidur di sini sistem shift," kata Djarot.

Diakuinya solusi permasalahan kampung seperti ini bisa dilakukan dengan membangun Kampung Deret atau yang paling memungkinkan rumah susun yang sehat dan bagus.

"Tapi mereka mau enggak pindah di rusunawa? Enggak, mau, rumahnya sendiri. Yang begini di tata bagus. Yang menempati di bantaran sungai yang enggak jelas-jelas, baru rusunawa. Ini otomatis bangun di sini bangun masyarakatnya, bangun orangnya kan, bangun warganya. Yang dibangun bukan kesehatan jasmaninya saja tapi rohani juga. Berbagai macam kerusuhan, kriminalitas, narkoba dan sebagainya asal usulnya karena masalah ini kepadatan penduduk dan tidak ada ruang bagi mereka beraktivitas secara positif," jelasnya.

Sebenarnya, wajah perkampungan demikian bukan hanya di Kampung Tambak. Dia berharap kondisi ini dan sejumlah kampung lainnya bisa berubah.

"Aku udah masuk tanah tinggi. Kemudian kampung ambon, kampung rawa, kemarin ke sana. Yang punya persoalan-persoalan menahun kayak gini harus ada solusi biar mereka bisa hidup sehat. Seneng enggak kalau hidupnya sehat. Anak-anak ini tambah lama tambah gede, dibutuhkan supaya anak ini tambah sehat. Jangan sampai kecilnya sehat dewasanya engga sehat, salah jalan, iya enggak, jadi itu kita bangun warganya," ujar Djarot bijak.

Baca juga:
Kelakuan mahasiswa sekarang, tawuran karena cewek dan bunuh dosen
Gara-gara masalah perempuan, mahasiswa UHN saling lempar batu
Gara-gara saling ejek, 2 kelompok remaja tawuran dan perang petasan
Hendak tawuran, senjata tajam ditulisi 'bismillah bisa bunuh orang'
Saling ejek, tawuran antar pemuda pecah di Bekasi jelang sahur
Tawuran jelang sahur, 24 warga Manggarai diamankan polisi
Bawa parang saat tawuran, bocah 15 tahun ini dibekuk polisi

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.