LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Bikin PRJ tandingan di Monas tantangan Jokowi pada Murdaya Poo

Sebagai uji coba PRJ di Monas, untuk tahun ini Jokowi dan Ahok akan membuat festival budaya dan pameran produk kretif.

2013-06-13 10:13:45
HUT Jakarta
Advertisement

Konsep Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang dijalankan pemerintahan DKI Jakarta selama ini dinilai Gubernur Joko Widodo sudah melenceng dari ciri khasnya. Menurut pria yang akrab disapa Jokowi ini, harusnya kegiatan yang diadakan untuk meramaikan ulang tahun Jakarta dijadikan lebih merakyat.

Jokowi menilai, PT JIExpo memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Bagaimana tidak, pekan raya yang harusnya diisi pameran seni budaya malah dijadikan jual beli barang bermerek dengan harga yang masih relatif mahal.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga mengundang sejumlah masalah seperti sewa stan dan parkir yang mahal dan keamanan yang kurang terjamin. Kesal dengan keadaan ini, Jokowi lantas berniat mengembalikan konsep Pekan Raya Jakarta (PRJ). Tak hanya itu, Jokowi juga berniat memutuskan kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dengan PT JIExpo Kemayoran yang selama ini dijadikan lokasi penyelenggaraan acara, mulai tahun depan.

Jokowi sudah mempunyai pilihan lokasi pengganti pelaksanaan PRJ, yakni di kawasan Kompleks Tugu Monumen Nasional (Monas). Kenapa Monas, karena Jokowi menilai kawasan ini lebih merakyat untuk seluruh lapisan masyarakat Jakarta dan aksesnya mudah dijangkau.

Konsep yang ditawarkan Jokowi , selain diramaikan acara kesenian dan kebudayaan daerah dari seluruh nusantara, PRJ nantinya akan diisi berbagai pameran produk kreatif hasil industri rumahan yang dilakukan para pelaku usaha mikro. Selain itu, biaya sewa stan akan dibuat lebih murah, tidak sampai jutaan seperti diterapkan JIExpo. Intinya, Jokowi tidak ingin acara untuk rakyat Jakarta ini malah merugikan warga baik yang berjualan maupun pembeli.

Sebagai tahap uji coba, tahun ini Jokowi terlebih dulu akan menggelar acara Festival Kebudayaan Jakarta (FKJ) dan Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD). Acara ini digelar mulai tanggal 14 sampai 16 Juni mendatang.

Jokowi sendiri telah membenarkan uji coba ini untuk menandingi acara PRJ yang tahun ini masih dilaksanakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Sengaja iya, kita ingin ngukur itu," ujar Gubernur Joko Widodo di Balai Kota Jakarta, kemarin.

Ahok juga demikian. Malah menurut Ahok , secara konsep acara yang digelar Pemprov ini lebih menarikan dari pada PRJ di Kemayoran.

"Kok tanding? Beda konsep. Kita mau kembalikan konsep PRJ yang dulu," tegas Ahok .

Meski demikian kedua memang belum bisa menjamin untuk tahap awal acara ini akan berlangsung sukses. Tapi ke depannya, Jokowi dan Ahok warga Jakarta lebih mencintai PRJ dengan konsep yang mereka buat.

Mungkin rencana Jokowi dan Ahok ini akan mendulang kesuksesan? Sebab DPRD DKI sendiri sebagai mitra kerja tak mendukung dan menilai Jokowi dan Ahok akan kalah jika menantang perusahaan raksasa milik Murdaya Poo itu.

"Pemindahan PRJ ke Monas itu tidak memadai. Lokasi di JIExpo memang di situ paling besar, tidak ada lawannya. Makanya mereka (PT JIExpo) bisa petantang petenteng," ucap politikus PKS DPRD DKI, Selamat Nurdin.

Baca juga:
Jokowi: Tiket PRJ Monas cuma Rp 1.000
5 Aksi DPRD DKI bela Murdaya Poo soal PRJ
Ahok: PRJ di Monas akan digelar di bawah tanah
Perang urat saraf Murdaya Poo dan Jokowi soal PRJ

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.