BI Beberkan Modal DKI Jakarta Kejar Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi
Salah satunya indikatornya terlihat dari cakupan masyarakat yang divaksin.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Onny Widjanarko mengungkapkan, DKI Jakarta punya sejumlah modal positif yang bisa menjadi pendukung perbaikan ekonominya. Salah satunya indikatornya terlihat dari cakupan masyarakat yang divaksin.
"Kami melihat perkembangan yang membaik. Kita lihat akses vaksinasi yang meluas, penyebaran Covid-19 yang menurun," ujar dia, dalam pembukaan Jakarta Kreatif Festival, Senin (30/8).
Selain itu pelaksanaan PPKM di DKI yang mengalami penurunan level, juga memberikan harapan. Di samping pertumbuhan ekonomi ibu kota yang membaik.
Pesatnya digitalasi Jakarta juga menjadi modal. Hal tersebut dilihat dari tumbuhnya merchant-merchant Qris atau metode transaksi menggunakan kode QR hingga lebih dari 1,3 juta.
"Menurut hemat kami kiranya itu semua menjadi modal yang sangat penting untuk melanjutkan tren pemulihan yang lebih cerah," ungkap Onny.
BI berpandangan bahwa sektor UMKM syariah, industri kreatif, pariwisata termasuk MICE, ekonomi dan keuangan digital dapat menjadi ruang dan peluang untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Hal itu perlu dicapai melalui sinergi dan kolaborasi untuk menggali potensi-potensi sumber pertumbuhan.
Baca juga:
Anies Baswedan: Vaksinasi Penting dalam Upaya Pemulihan Ekonomi
100 Ribu Calon Penumpang Pesawat Tersebar di 18 Bandara Ikuti Vaksinasi
Cegah Kerumunan, Polda Jambi Buka Pendaftaran Online Vaksinasi
Sempat Mengantre, Sejumlah Warga dan Pelajar di Jayapura Divaksinasi Covid-19
Kemenkes Tegaskan Vaksin Nusantara Bersifat Individual, Tak Bisa Dikomersilkan
Cegah Virus Covid-19 Varian Delta, dr Reisa Tekankan Pentingnya Pakai Masker Dobel