Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Virus Covid-19 Varian Delta, dr Reisa Tekankan Pentingnya Pakai Masker Dobel

Cegah Virus Covid-19 Varian Delta, dr Reisa Tekankan Pentingnya Pakai Masker Dobel Cegah Covid-19, Ini Cara Menggunakan Masker Dobel yang Benar. istockphoto/©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih mewabah di tanah air. Beberapa pakar dan institusi kesehatan di seluruh dunia, termasuk WHO, telah menemukan adanya mutasi virus SARS-CoV-2. Dari sekian banyak varian baru, varian Delta disebut paling mudah menular.

Mengingat saat ini varian yang pertama kali ditemukan di India pada Oktober 2020 itu sudah terindikasi di Indonesia, Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro memberi peringatan serius pada masyarakat. Salah satunya mengenai pemilihan masker untuk beraktivitas.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru ini menekankan pentingnya menaati anjuran penggunaan masker dobel di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Ia mengatakan bahwa anjuran tersebut dikeluarkan untuk menangkal penularan virus Covid-19 varian Delta yang diyakini lebih menular.

"Sebenarnya dobel masker ini dianjurkan karena penularan virus varian paling baru yaitu varian delta ini tiga kali lebih menular dibandingkan dengan yang varian awal dulu dari Wuhan, China," kata dr. Reisa Broto dalam acara bincang-bincang virtual pada Jum'at (27/08) yang dikutip merdeka.com dari Antara.

Menurut dr Reisa, penggunaan masker medis saja tidak cukup untuk memberikan proteksi. Pasalnya, virus masih berpotensi masuk lantaran masih ada celah yang terbuka di kedua sisi. Sementara masker kain tidak memiliki filtrasi yang baik. Oleh karenanya ia menekankan pentingnya menggunakan masker dobel.

"Jadi tetap sebaiknya di dobel pakai masker medis lalu ditutup pakai masker kain yang menyerupai bentuk wajah, jadi rapat," tutur dr. Reisa.

Lebih lanjut dr Reisa meminta masyarakat untuk tidak khawatir soal sirkulasi udara selama menggunakan masker dobel. Menurutnya, penggunaan masker tidak akan berpengaruh terhadap kadar oksigen yang dihirup maupun karbondioksida yang dikeluarkan tubuh.

"Itu tidak akan mempengaruhi jumlah oksigen yang kita tarik dan karbondioksida yang keluar dari masker ini, kecuali kita pakai plastik yang tidak ada pori-pori udara keluar," ucapnya.

"Jadi selama filtrasinya baik itu tidak akan mengganggu," ujar dia. (mdk/anf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP