Bermodal jaket Turn Back Crime, anggota ormas palak pekerja proyek
Pelaku juga mengancam akan memukul para pekerja jika tidak menghentikan pekerjaannya.
Ingin meminta jatah, anggota ormas Jakarta ini menyambangi proyek pemasangan kabel serat optik. Tak hanya itu, salah satunya bahkan mengancam memukul pekerja jika tidak menghentikan pekerjaannya karena belum mendapat sejumlah uang yang diminta.
Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 32 detik yang diunggah tegar sonni hadi melalui situs berbagi video Youtube, Selasa (17/5). Semula, pelaku menelepon seseorang yang diduga atasan korban. Pelaku meminta sejumlah uang.
Perekam berusaha meredakan ketegangan dengan memberikan uang yang dimilikinya, namun ditolak mentah-mentah dan menuduhnya telah menghina organisasi massa di belakangnya. Semula, dia mengaku anggota ormas Pemuda Pancasila kemudian Forkabi.
"Maaf bang, saya bukan organisasi kecil ya. Gue ini anggota Forkabi ini Kecamatan Setu. Ini KTA gua," kata salah seorang pria yang mengaku bernama Bang Belek berjaket Turn Back Crime.
Kesal karena merasa dihina, lelaki tersebut langsung berdiri dan meminta seluruh pekerja berhenti bekerja. Dia juga mengancam akan memukuli mereka jika permintaannya tak dituruti.
Berikut videonya:
Baca juga:
Gara-gara Rp 300.000, tukang palak di Bekasi terancam 7 tahun bui
Alasan bisnis di balik tato kelompok preman
Suka bikin resah, 12 preman di Medan diringkus polisi
Edarkan sabu dan miliki senjata api, 2 preman masuk bui
Hukuman untuk preman, dari hormat bendera sampai bersih-bersih pasar