Banjir di Otista, warga terserang gatal-gatal dan panas dingin
Sakinah mengatakan banjir tahun ini adalah yang terparah yang pernah dialaminya.
Banjir di Jalan Otista, Kampung Melayu, Jakarta Timur, membuat para warga mesti mengantre di posko kesehatan RW 02 Kelurahan Bidaracina, untuk mendapatkan obat-obatan.
Salah satunya, Jajan (42) yang mengaku, mengalami gatal-gatal akibat banjir setinggi 1,5 meter di tempat tinggalnya.
"Airnya itu tercampur tanah, kan kita enggak tau. Air itu tercampur apa aja selain tanah," ujar Jajan di lokasi, Rabu, (21/14).
Sementara itu, Sakinah (45), yang datang ke posko kesehatan, mengaku terkena penyakit panas dingin serta batuk sejak empat hari yang lalu.
Topik pilihan: Kemacetan Jakarta | Jokowi ahok
"Dari hari minggu saya sakit, pake obat jalan enggak sembuh-sembuh. Mumpung lagi ada posko yang gratis saya kemari," kata Sakinah.
Wanita yang memakai baju merah tersebut, mengatakan banjir tahun ini adalah yang terparah yang pernah dialaminya. Dia berharap, ke depannya sungai Cililiwung dapat dinormalisasi.
"Berharap sih sungai Cililiwungnya yah, bisa diatasi jadi banjir bisa diminimalisir," ungkapnya.
Baca juga:
Sodetan Ciliwung-Cisadane ditolak Banten, Ahok punya jurus lain
SD di Bidaracina jadi pengungsian, guru wajib hadir isi absen
Pengungsi banjir di Stadion Tugu Jakarta Utara diserang tomcat
Paksa minta duit saat banjir, 35 orang diciduk
Warga Kampung Pulo bosan hidup di tenda pengungsian