Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Kampung Pulo bosan hidup di tenda pengungsian

Warga Kampung Pulo bosan hidup di tenda pengungsian Pengungsi Kampung Pulo. ©2013 Merdeka.com/Laurel Benny Saron Silalahi

Merdeka.com - Warga korban banjir di daerah Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, mulai bosan tinggal di tempat pengungsian. Ratusan pengungsi ini berharap air cepat surut dan bisa kembali ke rumah.

Inong (45), salah satu pengungsi mengatakan, selama lebih dari satu minggu di pengungsian, dia dan keluarga sudah merasa jenuh dengan kondisi seperti ini. Ibu dua anak ini berharap, agar banjir bisa surut hari ini.

"Sudah bosan ada di sini, bagaimanapun lebih nyaman di rumah sendiri. Saya berharap banjir segera surut," kata Inong, saat ditemui di posko pengungsian di kantor Sudinkes, Jakarta, Rabu (22/1).

Menurutnya, meski banyak batuan yang didapat selama mengungsi, hal itu tidak bisa membuatnya senang. Selain dirinya, banyak juga warga lain yang ingin kembali hidup normal.

Topik pilihan: Kemacetan Jakarta | Jokowi ahok

"Yang saya harapkan hanya banjir ini segera selesai, saya dan keluarga bisa menjalani lagi kehidupan normal, walaupun setiap hujan kami selalu saja resah banjir akan datang," tuturnya.

Hal yang sama juga mulai dirasakan anak-anak. Mereka yang awalnya senang tinggal di pengungsian kini sudah mulai jenuh.

"Pingin pulang, pingin nonton tv. Bosan," ujar Nugi seorang pelajar kelas 4 SD.

Seperti diketahui, banjir di kawasan Kampung Pulo, pagi tadi mencapai ketinggian sekitar 5 meter. Walaupun air kini sudah berangsur surut, namun di Jalan Jatingara Barat, masih digenangi air setinggi 100 Cm.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP