Anies Minta Polisi Beri Hukuman Tegas ke Preman Pemalak di Tanah Abang
Anies yakin polisi dapat menyelesaikan tindak pidana ini. Harapannya, aksi premanisme di Tanah Abang tidak terulang lagi.
Sejumlah preman terekam melakukan pemalakan pada kendaraan pengunjung di Blok F Pasar Tanah Abang. Para pelaku sudah ditangkap polisi.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyayangkan tindakan premanisme masih terjadi di Tanah Abang. Dia meminta pelaku diproses hukum.
"Dengan adanya proses hukum kemarin, saya percaya itu memiliki efek deterrent (jera) karena pemerasan tidak dibiarkan begitu saja dan langkah dari kepolisian yang kita apresiasi sekali," ungkap Anies di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (8/9).
Anies yakin polisi dapat menyelesaikan tindak pidana ini. Harapannya, aksi premanisme itu tidak terulang lagi.
"Harapannya dengan sikap kepolisian yang tegas, sikap kepolisian yang responsif, itu akan memberikan efek deterrent sehingga pelanggaran-pelanggaran pidana itu tidak berulang," dia mengakhiri.
Kapolsek Tanah Abang Jakarta Pusat AKBP Lukman Cahyono, mengatakan pelaku memalak mobil para pedagang yang hendak keluar dari Pasar Blok F Pasar Tanah Abang. Awalnya berpura-pura menjadi juru parkir membantu mengatur lalu lintas akan tetapi mereka minta imbalan.
Reporter: Ratu Annissa
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemeras Sopir Boks di Tanah Abang Tak Dikoordinir, Per Hari Kantongi Rp 50-80 Ribu
Pemalakan di Blok F Pasar Tanah Abang Sering Terjadi Hari Senin dan Kamis
Viral di Medsos, Begini Modus Preman Tanah Abang Palak Pengendara
Pengakuan Sopir Boks, Setiap Keluar Pasar Tanah Abang Kena Palak Rp25 Ribu
Polisi Amankan Enam Pelaku Pemalakan di Pasar Tanah Abang
Polisi Tangkap Pemalak Kendaraan Pribadi di Blok F Tanah Abang