Anies janjikan rumah permanen untuk warga Kampung Akuarium
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan, penataan di Kampung Akuarium nantinya berbentuk rumah permanen. Sehingga pemukiman yang ada saat ini hanya bersifat sementara, yakni shelter.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan kembali Kampung Akuarium, Jakarta Utara dimulai pada 2019 mendatang. Pembangunan Kampung Akuarium saat ini masih dalam pembahasan konsep oleh komunitas warga.
"Jadi nanti kombinasi karena itu ada community action plan (CAP). Sesudah ada CAP selesai kita perlu tiga bulan, sesudah itu kita melakukan perencanaan pembangunan yang teknokratiknya untuk kemudian nanti dilaksanakan di tahun 2019," katanya di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Rabu (30/5).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan, penataan di Kampung Akuarium nantinya berbentuk rumah permanen. Sehingga pemukiman yang ada saat ini hanya bersifat sementara, yakni shelter.
"Kalau shelter tidak permanen. Tapi nanti sesudah ketemu gambarnya itu akan jadi rumah permanen," ujarnya.
Menurutnya, penataan kembali Kampung Akuarium akan disesuaikan dengan peraturan tata ruang daerah. Sebab, salah satu alasan Pemprov DKI menggusur Kampung Akuarium pada 2016 silam lantaran lahan di sana peruntukannya bukan untuk permukiman.
Selain itu, Anies juga menyatakan adanya prasasti di Musala Al Makmur. Musala itu adalah musala permanen yang baru dibangun warga Kampung Akuarium.
"Sekarang ini musala sudah jadi. Usul saya, buat prasasti kecil sejarah penamaan musala karena perubahan nama itu menggambarkan sejarah Kampung Akuarium dari Al-Ikhlas, Al-Jihad, dan Al-Makmur," tutupnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anies: Ormas minta THR pakai pemaksaan, laporkan saja!
Jokowi pimpin Ratas persiapan Asian Games 2018
Anies soal ormas minta THR: Yang penting tidak boleh ada pemaksaan
Kerja keras berbuah opini WTP untuk Pemprov DKI
Anies sebut anak yatim tanggung jawab pemerintah & warga berkecukupan
AHY, Anies, Cak imin dan Gatot bersaing jadi Cawapres di Pilpres 2019