LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Anies: Angka Indikator Penanganan Covid-19 Alami Perbaikan Signifikan

Menurut Anies, batas aman posivity rate yakni di bawah angka 10 persen, namun ideal menurut WHO yakni 5 persen. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan akan terus berusaha agar angka posivity rate terkendali di bawah 5 persen.

2021-08-19 13:13:18
Anies Baswedan
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan berdasarkan penanganan Covid-19 di Ibu Kota sudah mengalami perbaikan yang signifikan. Salah satu indikator perbaikan yakni mengenai positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

"Yang paling sederhana saja, positivity rate kita, ini bukan positivity harian saja, tetapi rata-rata selama satu minggu saat ini sudah 7,6 persen," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/8).

Menurut Anies, batas aman posivity rate yakni di bawah angka 10 persen, namun ideal menurut WHO yakni 5 persen. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan akan terus berusaha agar angka posivity rate terkendali di bawah 5 persen.

Advertisement

Lanjut Anies, indakator lainnya yakni reproduction number (Rt) atau angka penambahan kasus yang terjadi di lapangan tidak berubah selama hampir dua pekan.

"Selama 12 hari ini, itu berada di angka 1,00, enggak bergerak. Kita ingin itu turun lagi karena pandeminya dikatakan turun kalau reproduction ratenya di bawah 1," ucapnya.

Anies menyatakan beberapa pekan sebelumnya Rt di Jakarta sempat mencapai angka 5. "Kita ingin 0,9, 0,8, 0,7, karena dengan begitu, artinya jumlah orang yang terkena menjadi lebih kecil," ujar Anies.

Advertisement

Selain itu, dia juga menyatakan saat ini program vaksinasi di Jakarta terus berjalan. Untuk pemberian dosis pertama telah mencapai 9,3 juta orang.

"Vaksin yang tinggi harapannya akan makin melindungi warga. Jadi, kita sekarang harus kerja ekstra untuk mengajak warga Jakarta yang berada di Jakarta, KTP Jakarta, tetapi belum vaksin," jelas dia.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tiga Juta Warga Jakarta Belum Melakukan Vaksinasi Covid-19
Tak Ada Pasien, RS Lapangan Benteng Vastenburg Solo Masih Dipertahankan
Ketua Satgas Covid-19 Luncurkan Mobil Masker Perkuat Prokes di Bali
12 Hari Terakhir, Level Penularan Covid-19 di Jakarta Berada di Angka 1
Langkah yang Bisa Dilakukan Pemerintah Cegah Covid-19 Kembali Melonjak Seperti AS
Cak Imin: RI Tak Berdaya Hadapi Covid-19, Obat-Vaksin Bergantung Negara Lain

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.