Anies Ajak Masyarakat Punya Jejaring Luas Bantu Warga Obat Saat Pandemi Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh masyarakat membuka jejaring secara luas bagi warga yang membutuhkan kebutuhan medis di masa pandemi Covid-19. Ajakan ini untuk menekan praktik curang dilakukan beberapa kelompok demi meraih keuntungan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh masyarakat membuka jejaring secara luas bagi warga yang membutuhkan kebutuhan medis di masa pandemi Covid-19. Ajakan ini untuk menekan praktik curang dilakukan beberapa kelompok demi meraih keuntungan.
"Saya menganjurkan kepada semua yang punya jejaring untuk importasi untuk mendapatkan obat dengan harga terjangkau, jadilah pahlawan," kata Anies, di Monas, Jakarta, Selasa (27/7).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu melabeli orang culas dengan mencari keuntungan dengan cara ilegal seperti halnya penjahat kemanusiaan.
Cara ilegal yang dimaksud Anies dengan cara menyelundupkan kebutuhan medis saat pandemi dan meraup untung sebesar-besarnya.
"Bukan justru menjadi penyelundup, bukan justru menjadi orang-orang yang saya istilahkan tadi penjahat kemanusiaan," ujar dia.
Orang culas seperti ini, kata Anies, berada di posisi yang berseberangan dengan tenaga kesehatan dan para pejuang pandemi Covid-19.
Untuk itu, dia mendukung langkah Polda Metro Jaya menindak tegas dan menuntaskan segala kasus kejahatan manusia di masa pandemi saat ini.
"Ini mengirimkan pesan kepada semua jangan sekali-kali menjadi penjahat kemanusiaan di saat kita sedang berjuang melawan pandemi Covid," tandasnya.
Baca juga:
Anies: Pasar Jual Kebutuhan Sehari-hari Dibatasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Anies Terbitkan Kepgub, Pangkas Rambut hingga Bengkel Buka Sampai Pukul 20.00 WIB
Anies Terbitkan Kepgub, Makan di Warteg dan Kaki Lima Hanya 20 Menit
Anies Bakal Diperiksa KPK, Ini Tanggapan Wagub DKI
Anies Gambarkan Situasi Jakarta: Seperti Atap Rumah Bocor, Lubangnya Sudah Ditambal
Anies Minta Jangan Lengah dan Kendor Saat Kasus Covid-19 di Jakarta Mulai Menurun
Anies: Semakin Tinggi Tingkat Vaksinasi Covid-19, Semakin Rendah Risiko