LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Alasan Wagub DKI Tak Hadiri Sidang Paripurna DPRD Soal Interpelasi Formula E

Saat ditanya terpecahnya suara DPRD soal interpelasi, Riza menilai hal tersebut adalah suatu yang bisa terjadi sebagai bagian dari dinamika para legislator. Dia enggan ikut campur mengenai pelaksanaan rapat paripurna untuk hak interpelasi Formula E.

2021-09-29 13:33:37
Formula E di Jakarta
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, tidak hadir dalam rapat paripurna yang akan membahas soal hak interpelasi Formula E di DPRD DKI pada Selasa (28/9) kemarin. Riza beralasan ketidakhadirannya karena dalam undangan rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang tidak mencantumkan agenda pembahasan soal interpelasi.

"Ya kenapa (tidak hadir), kan itu sudah diatur ya bahwa kegiatan tersebut, yang dilaksanakan tersebut belum dibahas di Bamus ya," kata Riza kepada wartawan, Rabu (29/9).

Saat ditanya terpecahnya suara DPRD soal interpelasi, Riza menilai hal tersebut adalah suatu yang bisa terjadi sebagai bagian dari dinamika para legislator. Dia enggan ikut campur mengenai pelaksanaan rapat paripurna untuk hak interpelasi Formula E.

Advertisement

"Dinamika yang ada, kami hormati. Namun kami akan senang dan bersyukur apabila semuanya bisa duduk bersama sama, berdialog berdiskusi membahas untuk kepentingan masyarakat banyak khususnya Kota Jakarta, cukup ya," imbuhnya.

Sebelumnya, Fraksi Gerindra DPRD DKI menduga ada ‘akal-akalan’ untuk penetapan jadwal paripurna persetujuan terkait interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan soal Formula E pada Selasa (28/9) mendatang. Alasannya karena dalam undangan rapat Badan Musyawarah (Bamus) tidak mencantumkan soal interpelasi.

"Undangan rapat Bamus (Badan Musyawarah) agendanya tidak tercantum tentang interpelasi, tapi dalam rapat dibahas interpelasi, itu kan jadi akal-akalan," kata Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin.

Advertisement

Dia mengaku, berdasarkan informasi yang dirinya terima, awalnya dalam rapat Bamus itu tidak ada agenda pembahasan soal interpelasi. Sehingga, Syarif juga mempertanyakan penentuan jadwal rapat paripurna interpelasi ini yang terkesan terburu-buru.

"Cepat banget itu. Baru diputus (di rapat Bamus), sudah besok (28/9) jadwalnya. Saya tanya ngebet banget itu sama paripurna interpelasi," jelasnya.

Alhasil pada saat berlangsungnya sidang paripurna hanyalah dihadirkan kurang dari setengah total keseluruhan anggota dewas. Dimana hanya diisi oleh Fraksi PDIP dan PSI. Sedangkan dari tujuh fraksi lain yakni diantaranya PAN, NasDem, Gerindra, PKS, Demokrat, Golkar, dan PKB-PPP tidak datang, sehingga rapat tak mencapai kuorum.

Baca juga:
Pemprov DKI: Biaya Komitmen Formula E Rp 560 M Selama 5 Tahun, Bukan Rp 2,3 Triliun
Zita Anjani Sindir Ketua DPRD DKI: Jangan Merasa Lebih Senior, Halalkan Segala Cara
Gerindra: Interpelasi Anies Karam
F-PAN DPRD DKI Sayangkan Interpelasi Formula E Hanya Bikin Gaduh
Gelar Paripurna Interpelasi Anies, Ketua DPRD DKI Dilaporkan ke Badan Kehormatan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.