Ahok tak akan beri ruang bagi pedagang musiman di Jakarta
"Ibaratnya seperti pedagang jualan di depan Grand Indonesia, terus mereka berharap dikelola oleh mal itu," kata Ahok.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyediakan tempat bagi pedagang kaki lima dengan membangun Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun tempat ini tidak untuk pedagang musiman yang ingin mendapatkan keuntungan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan, banyak pedagang mencoba peruntungan dengan berjualan di Jati Baru, depan Blok-G, Pasar Tanah Abang. Sebab mereka mengharapkan dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta dan dimasukkan ke dalam Blok G.
"Banyak pedagang yang mau cari keuntungan dengan jualan di jalan," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (4/4).
"Ibaratnya seperti pedagang yang jualan di depan Grand Indonesia, terus mereka berharap dikelola oleh mal itu, logikanya di mana. Sekarang kalau Blok-G sudah jadi (ditata) kembali ya mereka tidak boleh masuk," tambahnya.
Pemprov DKI Jakarta juga melakukan hal yang sama dengan pedagang Blok G yang memutuskan meninggalkan kios mereka. Karena tidak akan ada tempat kedua untuk pedagang yang memutuskan untuk turun.
"Sementara perhatiannya masih kepada pedagang di bawah dan tetap ditertibkan. Yang turun (pedagang) juga ditertibkan," ujarnya.
Baca juga:
4 Problem Jakarta ini jadi amunisi serang pencapresan Jokowi
Satpol PP janji pedagang Blok G Tanah Abang tak turun ke jalan
Pancing pengunjung, Pasar Blok G dimeriahkan layar tancap
Jokowi pilih belanja ketimbang sambangi lantai tiga Blok G
Jokowi akan bangun koperasi untuk para pedagang Blok G