Ahok sebut lebih mudah jadi presiden ketimbang gubernur Jakarta
Ahok menyerah terhadap penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) menyerah dengan adanya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain itu, banyaknya mafia yang menjual belikan kios-kios yang ada di Blok G yang membuat para PKL tersebut tidak betah dan kembali ke jalan.
"Orang pasti lebih suka di bawah apalagi ada mafianya di atas. Nah, ada pemberantasan, ini mau turunin pasukan, polisi misalnya, mau bawa polisi. Nah kita cuma bisa imbau polisi untuk membantu saja kan," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (28/2).
Ahok menegaskan saat ini Pemprov DKI memiliki Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bisa diberdayakan untuk melakukan penertiban. Namun, Satpol PP ini tidak bisa melakukan penegakan hukum akan keberadaan PKL yang memakan bahu jalan serta mengganggu ketertiban.
Sebab, tidak ada landasan hukum ketika Satpol PP itu bekerja. "(Satpol PP) enggak bisa ngapa-ngapain, mau bongkar, harus pengadilan, harus ke hakim. Ujung-ujungnya cuma kena Tipiring (tindak pidana ringan), tapi sudah lah, enggak jangan putus asa aja," kata Ahok .
Malah, Ahok berkelakar saat ini lebih mudah menjadi presiden untuk selesaikan masalah di Jakarta ketimbang menjadi gubernur. "Makanya kadang-kadang lebih gampang ke Medan Merdeka Utara (Istana Negara) dulu buat nyelesain semua urusan (masalah)," pungkas Ahok .
Baca juga:
Ahok siap jadi gubernur Jakarta dan presiden RI
Kalau nanti gantikan Jokowi jadi gubernur, Ahok ogah blusukan
Ada apa tiba-tiba Jokowi ajak Ahok blusukan seharian?
5 Keluh kesah Ahok diajak Jokowi blusukan
Ahok: Mungkin Jokowi lebih ngetop dari Marzuki Alie