Ahok pede perekaman e-KTP di DKI selesai tepat waktu
Batas akhir perekaman sekitar tanggal 31 September 2016.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama optimis perekaman data KTP Elektronik (e-KTP) di ibu kota selesai sebelum batas akhir perekaman. Sebab Kementerian Dalam Negeri menargetkan proses ini selesai pada 31 September 2016.
Namun, Basuki atau akrab disapa Ahok mengharapkan, adanya partisipasi masyarakat untuk segera melakukan perekaman E-KTP. Sehingga program pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik.
"Selama masyarakat berpartisipasi seharusnya pasti sudah siap. Yang penting mereka cepat," katanya di Rusunawa Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Selasa (23/8).
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta terus mengingatkan warga yang belum merekam datanya untuk E-KTP. Sayangnya tak sedikit yang mengabaikannya.
"Kita juga yang mobile kita datang terus. Tapi sering sekali masyarakat tuh enggak peduli. Nah, yang enggak peduli mesti bayar saja, ada sanksinya," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.
Terkait kesiapan blanko E-KTP, Ahok menyerahkan sepenuhnya kepada kementerian yang dipimpin Tjahjo Kumolo itu. "Mendagri pun sudah menjamin (persediaan blanko) siap," tutupnya.
Baca juga:
Stok blanko kosong, Djarot klaim pembuatan e-KTP di Jakarta beres
Blanko tak tersedia, ribuan warga Depok mesti belum dapat E-KTP
Pemda kehabisan tinta, 4.000 warga Kepulauan Riau antre bikin KTP
Hindari calo, daftar e-KTP di Solo pakai sistem online
Warga Mesuji mengaku diminta Rp 400 ribu saat bikin KK dan E-KTP