Ahok: Nabi sudah turun saja, masih ada orang nyolong
Ahok kesal melihat kelakuan PNS DKI yang masih suka memainkan anggaran.
Pemprov DKI Jakarta ingin membuat wilayah kerjanya diisi orang-orang bersih dari segala macam pungutan. Tapi ada saja yang coba-coba 'main mata'.
Tapi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, sadar menghilangkan kebiasaan buruk memang bukan perkara mudah. Namun ini bukan berarti tidak mungkin dilakukan.
"Aduh Nabi sudah turun saja, masih ada orang yang nyolong. Narkoba dihukum tembak mati saja masih ada yang nyolong (mencoba menggunakan narkoba)," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/1).
Namun, mantan Bupati Belitung Timur ini yakin dengan partisipasi warga untuk mengawasi pejabat DKI Jakarta, bukan tidak mungkin terjadi perubahan. Sebab dia telah menyiapkan hukuman tegas bagi mereka yang mencoba meminta pungutan liar.
"Pasti cuma saya yakin kami kerja sama dengan masyarakat macam-macam kami pasti kejar cepat. Gampang kalau main kami langsung stafin," tegasnya.
Baca juga:
Ahok: PNS kalau melayani warga enggak usah memeras & pura-pura bete
Banyak pejabat DKI main-main & asyik selfie saat ucap sumpah jabatan
Hujan deras, pelantikan 701 PNS di halaman Balai Kota pindah lokasi
Ahok kaget pembangunan gedung penunjang sekolah Rp 18,3 miliar
Tarif angkutan di Jakarta turun menunggu SK Gubernur DKI
Rapikan Pasar Senen, Ahok akan pakai jurus Tom and Jerry