Ahok klaim warga DKI akan malas beli mobil jika banyak Transjakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim pada nantinya warga Ibu Kota akan malas untuk membeli mobil. Namun, kata Ahok terlebih dahulu pihaknya harus memperbanyak jumlah Bus Transjakarta yang beroperasi hingga ke kawasan perumahan warga.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim pada nantinya warga Ibu Kota akan malas untuk membeli mobil. Namun, kata Ahok terlebih dahulu pihaknya harus memperbanyak jumlah Bus Transjakarta yang beroperasi hingga ke kawasan perumahan warga.
"Orang ke depan pasti menghindari beli mobil, ngapain beli mobil kalau bus enak," ucap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/2).
Ahok sesumbar bila Bus TransJakarta Vintage nantinya akan menjadi armada yang akan menjemput warga hingga perumahan. Namun saat ini jumlah bus tersebut baru 12 unit, sehingga masih perlu tambahan.
Menurut Ahok, bus model lama ini memang tidak memiliki kapasitas besar. Karena tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada warga agar dapat nyaman menggunakan moda transportasi umum milik Pemprov DKI Jakarta ini.
"Pokoknya kita mau bus terbaik. Kapasitas 65 kita kurangin dikit yang penting orang nyaman," terangnya.
Direktur Utama Bus Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, untuk memproduksi satu bus ini memerlukan dana Rp 1,8 miliar. Walaupun komponen merupakan pabrikan Mercedens Benz namun dirakit di dalam negeri.
"Interior kita sesuaikan yang lalu edisi saat bus ada, kursi sama interior sama juga. Rakit oleh Laksana, karoseri lokal dari Ungaran," tutupnya.
Baca juga:
Ahok kegirangan mainkan 'telolet' bus vintage milik TransJakarta
Berangkat ke Balai Kota, Ahok naik bus vintage Transjakarta
Beda-beda cara cagub DKI nikmati masa tenang Pilkada
Jokowi serahkan nasib Ahok di Jakarta ke Mahkamah Agung
90 Anggota DPR teken angket 'Ahok Gate', Demokrat paling banyak
PDIP nilai hak angket Ahok cuma manuver politik jelang Pilgub DKI
Sengitnya perdebatan tim Ahok versus saksi ahli di persidangan