Ahok bakal izinkan kembali penjualan bir di bawah 5 persen
Namun, Ahok sedang menunggu deregulasi Menteri Perdagangan terkait aturan penjualan minuman beralkohol itu.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku sedang menanti deregulasi Menteri Perdagangan terkait aturan penjualan minuman beralkohol di ibu kota. Ahok bakal izinkan penjualan bir di bawah lima persen di Jakarta.
"Kita tunggu saja, gampang. Kita tinggal balik aja (memperbolehkan penjualan minuman beralkohol di mini market). Kita sudah ada Perda yang mengatur, kalau di bawah lima persen segala macam (boleh didagangkan)," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/9).
Ahok mengaku tidak khawatir karena menurutnya belum pernah ada catatan kriminal yang menjelaskan bahwa orang yang mengonsumsi jenis bir melakukan tindakan kejahatan. Selain itu, walaupun Ahok mengklaim bahwa bir juga kerap dijadikan resep oleh sejumlah dokter untuk mengobati penyakit susah buang air kecil.
Namun dirinya menegaskan jika Pemprov DKI hanya akan memperbolehkan pedagang untuk menjajakan minuman beralkohol tersebut dengan kadar di bawah lima persen.
"Belum pernah ada catatan kriminal orang minum bir, mabuk, lalu menyerang. Karena yang ada itu (minuman) oplosan. Dari situ banyak sekali orang memalsukan, sampai dia mati," ujar Ahok.
"Tapi birnya di bawah lima persen dan umur sekian tidak boleh beli. Karena sekarang kamu kalau ke dokter yang urine susah buang air kecil, disuruh minum bir itu loh," pungkasnya.
Diketahui, Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan Permendag No 6/M-DAG/PER/1/2015, tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Perizinan Minuman Beralkohol.
Namun, belum genap setahun berlaku, Permendag No.6/2015 tersebut kini masuk dalam paket deregulasi, yang merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus daya saing industri, sekaligus merangsang investasi.
Baca juga:
Mendagri serahkan peredaran miras ke masing-masing daerah
Menteri Susi: Belum penuhi syarat, reklamasi pulau harus dihentikan
DPRD kritisi proyek rusun atlet, Ahok sebut 'artinya sudah pinter'
Lapak digusur tiba-tiba, pedagang tuding Ahok ingkari janji
Gedung tua DKI darurat rayap, ini kritik DPRD ke Ahok