Ahok akan buat toilet standar mal di taman-taman Jakarta
Ahok ingin warga Jakarta betah berlama-lama kunjungi taman ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan Pemprov DKI akan membangun toilet di seluruh taman ibu kota dengan standar toilet di Mal. Ahok menyatakan sering mendapatkan keluhan dari warga Jakarta yang mengeluh saat ingin buang air kecil saat sedang berada di taman-taman ibukota.
Sebagai tahap awal, Pemprov DKI akan membangun toilet standar mal yang disebar di tiap titik di kawasan Monas dan Lapangan Banteng. Nantinya akan ada tahap lanjutan berupa 8 toilet yang tersebar di ibu kota.
"Kenapa sekelas mal? Karena banyak ibu-ibu nggak mau minum, karena alasannya repot ke toilet yang pintunya kecil. Toilet suka kotor dan basah," kata Ahok di RSCM, Jakarta, Sabtu (28/5).
Ahok menyatakan, tingkat kebahagiaan seseorang ditentukan saat berapa lama orang tersebut berada di taman, bukan berapa sering pergi ke taman. Maka dari itu, diharapkan toilet dengan standar Mal tersebut dapat membuat warga menjadi betah saat sedang bersantai di taman.
"Kan nggak mungkin ibu-ibu, anak-anak, nenek-nenek betah lama-lama di taman. Makanan banyak, tapi nggak pernah dimakan nggak pernah diminum sengsara benar karena takut ke toilet," ujarnya.
Ahok menyatakan, nantinya toilet tersebut akan dijaga oleh petugas. Sebab, ia tak ingin fasilitas toilet dengan standar mal tersebut justru malah dicuri oleh pengunjung.
"Kalau tisu di toilet memang suka hilang. Itu oknum juga biasanya ibu-ibu. Nanti kita taruh orang dalam toilet. Kerja di dalam jadi toilet nggak mungkin bau. Kita pasang AC dan hexos jadilah toilet berstandar Mal," ujarnya.
Baca juga:
Ahok resmikan portal S untuk penyandang disabilitas
Siapkan Rp 3 triliun, Ahok ingin buat trotoar ramah disabilitas
Sandiaga Uno: Hampir dipastikan Gubernur Ahok akan digantikan
Cerita Ahok kecewa dan takut dibohongi PDIP di Pilgub DKI
Luapan emosi Ahok hadapi Ketua RT/RW
Temui Ahok, Budi Waseso ingin pasang 'Setop Narkoba' di Transjakarta
Reaksi pasrah Ahok lihat PDIP dan Gerindra mesra jelang Pilgub DKI