470 Kendaraan Listrik Meriahkan Karnaval Jakarta Langit Biru
Kegiatan tersebut akan diselenggarakan mulai pukul 14.00-18.00 WIB. Dia mengungkapkan, karnaval itu sekaligus untuk memperingati hari listrik nasional ke-74 dan Sumpah Pemuda yang ke-91.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menyatakan rencananya ada 470 kendaraan listrik yang berpartisipasi dalam kegiatan karnaval Jakarta Langit Biru pada Minggu (27/10).
Kegiatan tersebut akan diselenggarakan mulai pukul 14.00-18.00 WIB. Dia mengungkapkan, karnaval itu sekaligus untuk memperingati hari listrik nasional ke-74 dan Sumpah Pemuda yang ke-91.
"Ada 470 kendaraan, per hari ini baru ada 315 kendaraan yang mendaftarkan," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/10).
Selain itu, dia menyebut, karnaval yang berlangsung dari Patung Pemuda atau Bundaran Senayan hingga Bundaran Hotel Indonesia itu merupakan acara persiapan Jakarta sebagai tuan rumah Formula E 2020.
Ratusan kendaraan listrik tersebut akan berlangsung di jarak 10 kilometer dengan durasi kurang lebih 50 menit.
"Rute karnaval akan dimulai dari kawasan patung pemuda kemudian menuju bundaran HI, Jakarta Pusat dan kembali lagi patung pemuda Jakarta Selatan," ujarnya.
Kendaraan yang ikut serta dalam kegiatan itu meliputi sepeda motor, mobil, bus, hingga bajaj listrik.
Sementara itu, Executive VP PLN, I Made Suprateka menyatakan kegiatan itu sekaligus untuk menggaungkan electric lifestyle, yaitu membangun gaya hidup berwawasan lingkungan menggunakan energi yang ramah lingkungan satu satunya yaitu listrik.
"Sehingga kita bisa mengurangi polusi yang ada di Jakarta ini. Lalu sudah banyak juga kendaraan lainnya secara pribadi yang bisa kita beli atau dengan alat-alat olahraga saja yang bisa kita gunakan untuk transportasi yang ramah lingkungan," jelasnya.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas Saat Karnaval Jakarta Langit Biru
Kurangi Polusi, Pemprov DKI Gelar Karnaval Jakarta Langit Biru
Pemasukan Pajak Belum Capai Target, DKI Terancam Defisit Anggaran
DPRD DKI Prioritaskan Pembahasan Anggaran Ketimbang Pemilihan Wagub
Pemprov DKI Berencana Tata Pinggiran Kanal Banjir Barat
Alasan Pemprov DKI Turunkan APBD 2020 Rp6 Triliun Jadi Rp89,4 Triliun