40 Driver GO-JEK sambangi kantor polisi, pastikan Riki ada di sel
Pengendara GO-JEK minta polisi usut tuntas kasus kecelakaan Fortuner di Daan Mogot.
Sebanyak 40 driver GO-JEK menyambangi kantor Satwil Laka Lantas Daan Mogot, Jakarta Barat. Mereka ingin memastikan pengemudi Fortuner maut, Riki yang menewaskan rekannya Zulkahfi Ramham (30) dan istri Nuraini (23), diproses hukum.
Zulkahfi dan Nuraini tewas setelah ditabrak mobil Fortuner milik Riki di kawasan Daan Mogot pada Senin 8 Februari lalu. Sebelum terlibat kecelakaan, pengemudi Fortuner diketahui habis minum alkohol di kawasan Kalijodo, Jakarta Barat.
"Kami perwakilan GO-JEK Jakarta Barat, kami bersolidaritas dan memastikan tersangka ada di sel," ujar Koordinator Admin GO-JEK Jakarta Barat merangkap advokasi, Haris di Kantor Satwil Laka Lantas Jakarta Barat, Rabu (10/2).
"Kami akan mengawal proses hukum ini dan juga saya percayakan kepada kepolisian Jakarta Barat," ujar Haris.
Perwakilan GO-JEK tersebut terdiri dari perwakilan GO-JEK Kembangan, Kalideres, dan Cengkareng.
Sebelumnya, Riki mengemudikan Toyota Fortuner bernomor polisi B 201 RFD terlibat kecelakaan dengan motor Yamaha mio dan menewaskan empat orang di Kalideres Jakarta Barat yakni dua pengendara motor dan dua penumpang mobil.
Akibat pelanggaran ini Riki akan dikenakan pasal berlapis yakni pasal 283 pelanggaran lalu lintas dan pasal 310 ayat 4 karena telah menyebabkan seseorang meninggal dunia.
Baca juga:
Kapolda Tito koordinasi penertiban Kalijodo dengan Pemprov DKI
Polisi akan periksa saksi kunci Fortuner maut yang tewaskan 4 orang
Driver GO-JEK dan istri korban Fortuner maut dimakamkan satu liang
Pengemudi Fortuner maut pamit ke keluarga hadiri pesta pernikahan
Teka-teki sopir Fortuner, bawa mobil mewah ke lokalisasi kelas teri
Teman wanita bawakan tersangka Fortuner maut makanan & power bank
Polisi tak temukan bekas pengereman Fortuner maut di Daan Mogot