LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

20 Anggota Ormas di Tangerang Aniaya Santri Pesantren Hingga Babak Belur

20 Terduga pelaku penganiayaan di Pondok Pesantren Al-Wardayani Kampung Pangodokan Kaler, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, teridentifikasi polisi. Aksi pengeroyokan yang terjadi pada Jumat (4/1) lalu itu mengakibatkan Ahmad Rifa'i (19), mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan memar.

2019-01-06 13:54:41
penganiayaan
Advertisement

20 Terduga pelaku penganiayaan di Pondok Pesantren Al-Wardayani Kampung Pangodokan Kaler, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, teridentifikasi polisi. Aksi pengeroyokan yang terjadi pada Jumat (4/1) lalu itu, mengakibatkan Ahmad Rifa'i (19), mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan memar di dagu.

"Identitas terduga pelaku sudah teridentifikasi. Mereka sebagian besar merupakan oknum anggota Ormas ternama di Banten," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung, Minggu (6/1).

Diungkapkan Gogo, dua puluh pelaku tersebut saat ini sedang dalam pengejaran polisi. Pihaknya tengah melacak keberadaan mereka.

Advertisement

Dari keterangan sementara korban dan saksi, penganiayaan itu diduga dipicu masalah perang komentar di media sosial Youtube, atas video jawaban KH Abuya Qurtubi tentang pernyataan Buya Muhtadi yang menghina FPI dan Habaib.

"Pelaku tidak terima, kemudian pada Jumat malam (04/1) dengan membawa senjata tajam, para pelaku memukuli korban Ahmad Rifa'i (19) secara bergantian dan mengintimidasi korban," ungkap Gogo.

Gogo menjelaskan, kondisi korban saat ini sudah membaik. Dirinya juga berjanji akan menindak tegas para pelaku.

Advertisement

"Kami juga menyayangkan tindakan main hakim sendiri seperti ini. Seharusnya, jika terjadi suatu kejadian langsung laporkan ke polisi agar ditangani secara profesional" ucap dia.

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.