5 Olahraga untuk Melancarkan Sirkulasi Darah, Salah Satunya dengan Push Up
Jika Anda mengalami sirkulasi darah yang buruk, salah satu cara termudah untuk memompa darah kembali secara optimal adalah dengan berolahraga. Ketika otot jantung berkontraksi pada kecepatan yang lebih tinggi, darah bergerak lebih cepat melalui pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan sirkulasi.
Sirkulasi adalah salah satu suatu sistem tubuh yang mungkin jarang diperhatikan. Padahal, hal itu meskipun hal itu merupakan bagian penting dari untuk menjaga kesehatan tubuh yang baik.
Jantung Anda akan memompa sekitar 5 liter darah ke seluruh sistem pembuluh darah tubuh setiap menit. Ketika sistem peredaran darah Anda bekerja dengan baik, proses ini dapat mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh dan membantu menghilangkan limbah.
Namun, ketika Anda memiliki sirkulasi darah yang buruk, darah tidak bisa mengalir dengan kuat dan Anda bisa mengalami gejala berupa mati rasa pada jari tangan dan kaki, retensi cairan, kembung, dan kekurangan energi.
Jika Anda mengalami sirkulasi darah yang buruk, salah satu cara termudah untuk memompa darah kembali secara optimal adalah dengan berolahraga. Ketika otot jantung berkontraksi pada kecepatan yang lebih tinggi, darah bergerak lebih cepat melalui pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan sirkulasi. Latihan kardiovaskular dan ketahanan bisa menjadi olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang baik untuk meningkatkan sirkulasi.
Lalu, apa saja jenis olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang bisa dilakukan? Melansir dari prevention.com, berikut adalah beberapa olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang dapat dengan mudah Anda lakukan.
Squat-To-Row dengan Resistance Band
Olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang pertama adalah dengan gerakan Squat-To-Row dengan bantuan alat berupa Resistance Band. Latihan ini melatih subsistem posterior (hamstring, glutes, dan lat).
Berkat alat berupa resistance band, latihan ini memenuhi syarat sebagai latihan kardio dan ketahanan. Anda bisa mulai dengan memasang tali penahan pada pohon atau tiang yang kokoh setinggi perut. Pegang kedua ujung tali dan langkahkan kaki menjauh dari penahan.
Lalu, jongkok dengan lengan terentang ke depan sepenuhnya. Naikkan tubuh ke posisi berdiri dan tekuk siku sehingga menarik tali. Jaga siku tetap dekat dengan tubuh Anda. Ulangi latihan ini dalam 3 set dengan 10-15 repetisi.
Push-Up
timesnownews.com
Olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang kedua yaitu push-up. Gerakan dasar ini juga merupakan latihan kardio dan ketahanan, yang tidak hanya meningkatkan detak jantung tetapi juga memperkuat lengan, bahu, dada, dan otot inti Anda. Jika Anda tidak dapat melakukan push-up dengan posisi yang umum, jangan berlutut.
Sebagai gantinya, letakkan tangan Anda di bangku atau benda yang lebih tinggi lainnya, sehingga Anda masih dapat menggunakan otot inti dan penstabil Anda dalam posisi plank. Tahan posisi plank dengan tangan tepat di bawah bahu dan kaki selebar pinggul.
Tekuk siku Anda ke kedua sisi untuk menurunkan sebagian tubuh ke bawah menuju lantai, lalu angkat tubuh Anda kembali. Ulangi latihan ini 3 set dengan 10-15 repetisi.
Ankle Pumps
Olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang ketiga adalah dengan gerakan ankle pumps. Latihan ini melatih otot betis, otot ekstremitas bawah yang besar di dekat vena dan arteri.
Aktivitas pemompaan pada otot betis dapat membantu memindahkan darah dan getah bening melalui vena dan arteri di kaki bagian bawah, yang rentan terhadap pembekuan darah dan pembengkakan kaki.
Untuk melakukan latihan ini, posisikan tubuh Anda dengan berdiri, kemudian angkat tumit Anda dan tekan otot betis selama 1 detik. Tapi jangan remas terlalu kuat untuk menghindari kram. Ulangi latihan ini 3 set dengan 20 repetisi.
Pernapasan Diafragma
©©2012 Shutterstock/Robert Kneschke
Olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang keempat yakni dengan latihan pernapasan diafragma. Meski latihan ini terdengar terlalu sederhana, namun hal ini efektif untuk meningkatkan sirkulasi.
Pernapasan diafragma akan merangsang struktur limfatik dalam yang meningkatkan pergerakan nutrisi dan bahan limbah antara jaringan tubuh dan aliran darah. Anda hanya perlu berbaring, meletakkan satu tangan di perut dan satu tangan di dada.
Tarik napas, kemudian coba angkat tangan yang bertumpu pada perut Anda, pastikan tangan yang ada di dada tidak naik. Ini berarti Anda menggunakan diafragma Anda secara penuh saat Anda bernapas. Bernapaslah dengan cara seperti ini selama 5 menit.
Punch and Twist
©THOMSON REUTERS FOUNDATION/Kieran Guilbert
Olahraga untuk melancarkan sirkulasi darah yang terakhir yaitu dengan latihan punch and twist. Latihan kardiovaskular ini akan menghangatkan tubuh Anda dengan cepat dan meningkatkan sirkulasi karena latihan ini akan membuat kelompok otot yang lebih besar pada lengan untuk bekerja, sehingga dapat meningkatkan aliran darah.
Fleksi dan ekstensi siku akan melatih lengan Anda, memutar batang tubuh sehingga menargetkan otot perut Anda, dan menghembuskan napas saat Anda meninju juga akan melatih diafragma. Hasilnya, gerakan ini akan menghangatkan tubuh dengan cepat dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh Anda.
Dari posisi berdiri, keluarkan satu lengan sejauh yang Anda bisa dan tambahkan sedikit putaran pada tulang belakang Anda saat melakukannya. Kembalikan lengan ini ke dada Anda, lalu pukul dengan lengan lainnya. Ulangi latihan ini 3 set dengan 20 pukulan di setiap sisi, dan pastikan untuk mengembuskan napas sepenuhnya pada setiap pukulan.