Yang perlu diketahui tentang newlyweds blues dan cara mengatasinya
Yang perlu diketahui tentang newlyweds blues dan cara mengatasinya. Sindrom pengantin baru adalah kondisi di mana seseorang mengalami depresi dan rasa gamang setelah melangsungkan pernikahan. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mencari kesibukan baru dan mengatur ulang ekspektasi terhadap pernikahan.
Kehidupan pernikahan benar-benar baru dimulai ketika resepsi selesai digelar. Tidak ada lagi hiruk-pikuk mempersiapkan pernak-pernik pernikahan atau kemeriahan resepsi impian lagi.
Bagi sebagian pengantin baru, khususnya perempuan, kondisi ini bisa membuat perasaan menjadi campur aduk. Alih-alih merasa bahagia karena bisa membuka lembaran baru bersama orang yang dicintai, malah merasa sedih dan terbebani.
Ini disebut dengan sindrom pengantin baru atau newlyweds blues. Jika Anda termasuk satu di antaranya, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengembalikan aura positif dalam kehidupan rumah tangga Anda.
Bersiaplah untuk melakukan perencanaan lainnya
Masih dalam fase ingin merencanakan sesuatu? Lanjutkan saja. Hidup pernikahan akan membuka peluang untuk melakukan beragam jenis perencanaan baru. Mulai dari perencanaan keuangan keluarga, rencana liburan atau bulan madu, rencana belanja bulanan, hingga merencanakan menu makanan harian.
Motivasi diri Anda untuk bisa melihat sesuatu yang baru setiap harinya. Cara ini akan memberikan kita alasan untuk merasa bahagia dan tertantang setiap bangun pagi.
Cari hobi dan aktivitas baru
Ketika sudah membiarkan sesuatu yang sangat besar seperti pesta pernikahan memakan semua waktu dan perhatian, ketika itu hilang maka Anda akan merasa 'kosong'.
Coba cari sesuatu yang menarik dan bisa mengalihkan pikiran. Misal, belajar bahasa asing, ikut kelas yoga, atau mendekorasi ulang rumah baru Anda.
Atur ulang ekspektasi
Kebanyakan pasangan pengantin baru memiliki ekspektasi sendiri mengenai pernikahan. Sebagian besar biasanya tidak realistis.
Untuk bisa merasa benar-benar bahagia dengan pernikahan, Anda perlu mengatur ulang ekspektasi. Ini artinya buang jauh-jauh segala kisah manis seperti di film dan persiapkan diri untuk menghadapi segala hal yang tak terduga sepanjang perjalanan.
Ciptakan pola pikir yang baru. Bersiaplah untuk kehidupan pernikahan yang sebenarnya.
Baca juga:
Kiat menentukan tanggal pernikahan yang tepat
Istri di Indonesia lebih berani minta pisah
4 Saran ibu yang harus dipertimbangkan saat perencanaan pernikahan
Pikirkan masak-masak 4 hal ini sebelum batalkan pernikahan!
Sudah siapkan Anda menjadi seorang ibu?